Nasional

Pesta Petasan Maut di Pamekasan Akibatkan Satu Orang Meninggal

×

Pesta Petasan Maut di Pamekasan Akibatkan Satu Orang Meninggal

Sebarkan artikel ini


Rabu, 2 April 2025 – 20:53 WIB

Pamekasan, VIVA – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan, Jawa Timur mengusut kasus pesta petasan maut saat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah yang mengakibatkan seorang remaja tewas terkena ledakan.

Baca Juga :


Monas Buka Sampai Malam Selama Libur Lebaran 2025, Ini Jadwalnya

“Tim Polres Pamekasan kini telah terjun ke lokasi untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara dan telah meminta keterangan kepada sejumlah pihak, terkait kasus itu,” kata Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiharto dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Jawa Timur, Rabu, 2 April 2025.

Pesta petasan yang menyebabkan satu orang tewas itu terjadi di Desa Pangoraian, Kecamatan Proppo, sekitar 15 kilometer ke arah barat Kota Pamekasan pada 31 Maret 2025. Pesta berlangsung mulai sore hingga malam hari.

Baca Juga :


Menkum Sebut Data Napi Penerima Amnesti Belum Final, Masih Terus Berubah

Pesta Petasan di Pamekasan Berujung Petaka

Photo :

  • Veros Afif/tvOne/Pamekasan

Warga yang meninggal dunia itu berinisial M asal Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan saat menonton pesta petasan tersebut.

Baca Juga :


Pesta Petasan di Pamekasan Berujung Petaka, Satu Orang Terluka

Korban sempat dilarikan ke RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, namun pada 1 April 2025 korban meninggal dunia.

Pesta petasan di Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah ini merupakan kegiatan tahunan yang biasa digelar warga di desa itu.

Terkait kejadian ini, Kapolres AKBP Hendra Eko Triyulianto berharap agar musibah itu merupakan yang terakhir dan tidak akan terjadi lagi di masa-masa yang akan datang.

“Saya ikut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa korban dan prihatin atas kejadian ini,” ujar kapolres saat mengunjungi rumah duka. (Ant)

Halaman Selanjutnya

Terkait kejadian ini, Kapolres AKBP Hendra Eko Triyulianto berharap agar musibah itu merupakan yang terakhir dan tidak akan terjadi lagi di masa-masa yang akan datang.

Halaman Selanjutnya





Source link