Nasional

Dasco Bantah Prabowo dan Megawati Bertemu Secara Sembunyi-sembunyi

×

Dasco Bantah Prabowo dan Megawati Bertemu Secara Sembunyi-sembunyi

Sebarkan artikel ini


Rabu, 9 April 2025 – 01:22 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Menurutnya, pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi Lebaran Idulfitri 2025.

Baca Juga :


Prabowo Mau Hapus Kuota Impor, Sri Mulyani Sebut Bisa Tambah Penerimaan Negara

“Memang ada pertemuan silaturahmi antara Pak Prabowo dan Bu Megawati di kediaman Bu Megawati di Teuku Umar. Pertemuan silaturahmi dalam rangka hari Raya Idulfitri,” kata Dasco di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa,  8 April 2025.

Dasco bilang tak ada kewajiban menyampaikan kepada publik jika ada pertemuan silaturahmi antara Prabowo dengan Megawati. Dia menyebut  Prabowo datang bersama sejumlah elite Partai Gerindra, baik yang di eksekutif maupun legislatif.

Baca Juga :


Prabowo Tak Bilang ke Jokowi saat Mau Ngobrol Empat Mata dengan Megawati

“Iya kan kalau pertemuan silaturahmi hari raya, kan nggak usah kasih-kasih tahu kan. Kita juga datang nggak sembunyi-sembunyi, kita datang ramai-ramai kok semalam,” tutur Dasco.

Presiden Prabowo bertemu Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar

Baca Juga :


Prabowo Minta Aturan TKDN Diubah Biar Lebih Fleksibel

Dasco juga memastikan pertemuan Prabowo dan Megawati yang berlangsung sekitar 1,5 jam penuh keakraban dan kehangatan. Menurut dia, hal tersebut menunjukkan bahwa Prabowo dan Megawati memiliki hubungan yang baik dan sudah bersahabat sejak lama.

“Kalau semalam ini kan antara Pak Prabowo dan Bu Megawati memang hubungan selama ini baik-baik saja dan bersahabat sehingga ya pertemuan semalam itu adalah pertemuan kekeluargaan, keakraban dan hangat,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto di acara sarasehan ekonomi 2025

Menko Yusril Jelaskan Alasan Prabowo Tolak Koruptor Dihukum Mati

Yusril Ihza Mahendra menjelaskan alasan Presiden RI Prabowo Subianto menolak penerapan hukuman mati untuk koruptor.

img_title

VIVA.co.id

9 April 2025





Source link