Sabtu, 13 Juni 2026 – 23:00 WIB
Jakarta, VIVA – Menunggu seseorang di dalam mobil dengan mesin dan AC tetap menyala sudah menjadi kebiasaan banyak pengendara. Entah saat menjemput keluarga, menunggu teman, atau sekadar beristirahat sejenak, tak sedikit pemilik mobil yang memilih membiarkan mesin tetap hidup agar kabin tetap sejuk.
Banyak yang menganggap kebiasaan tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar karena mobil tidak bergerak. Padahal seperti dikutip VIVA Otomotif dari Daihatsu, Sabtu 13 Juni 2026, meski dalam kondisi diam, mesin tetap membutuhkan bahan bakar untuk terus bekerja.
Saat mesin menyala atau idle, proses pembakaran di dalam mesin tetap berlangsung untuk menjaga putaran mesin atau RPM tetap stabil. Artinya, bahan bakar tetap dikonsumsi meskipun mobil tidak melaju sama sekali.
Besarnya konsumsi BBM saat idle dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari kapasitas mesin, kondisi kendaraan, penggunaan AC, hingga beban kelistrikan yang bekerja.
Secara umum, mobil bensin modern dapat mengonsumsi sekitar 0,5 hingga 1 liter BBM per jam saat idle. Jika AC menyala, konsumsi bahan bakar biasanya berada di kisaran 0,7 hingga 1 liter per jam.
Sementara untuk mobil dengan mesin berkapasitas besar, misalnya 1.800 cc ke atas, konsumsi BBM saat idle bisa melebihi 1 liter per jam tergantung kondisi penggunaan.
Sebagai gambaran, jika pengemudi menunggu selama 30 menit di parkiran dengan mesin dan AC tetap menyala, bahan bakar yang terpakai bisa mencapai sekitar 0,35 hingga 0,5 liter.
Sekilas angka tersebut mungkin terlihat kecil. Namun jika kebiasaan ini dilakukan setiap hari, akumulasi konsumsi BBM dalam sebulan tentu tidak sedikit.
Bukan hanya membuat konsumsi bahan bakar meningkat, membiarkan mesin menyala terlalu lama saat parkir juga dapat memengaruhi usia pakai sejumlah komponen kendaraan.
Komponen seperti oli mesin, busi, injektor, kipas pendingin, dan sistem pendingin tetap bekerja selama mesin hidup. Semakin lama mesin menyala, semakin besar pula jam kerja komponen tersebut.
Selain itu, kendaraan yang menyala dalam kondisi diam tetap menghasilkan emisi gas buang. Karena itu, membiarkan mesin hidup terlalu lama di area tertutup tidak disarankan karena berpotensi membahayakan kesehatan.
Halaman Selanjutnya
Jika waktu menunggu diperkirakan lebih dari lima hingga sepuluh menit dan kondisi memungkinkan, mematikan mesin bisa menjadi cara sederhana untuk menghemat bahan bakar sekaligus menjaga komponen kendaraan tetap awet.






