Nasional

Momen Presiden Jerman Balas Prabowo Pakai Bahasa Indonesia: Terima Kasih Banyak!

×

Momen Presiden Jerman Balas Prabowo Pakai Bahasa Indonesia: Terima Kasih Banyak!

Sebarkan artikel ini


Selasa, 16 Juni 2026 – 19:14 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto usai membahas kerja sama di berbagai bidang pada Senin, 15 Juni 2026. Ucapan terima kasih itu disampaikan Steinmeier dalam bahasa Indonesia.


img_title


Jurgen Klopp Mendadak Minta Maaf kepada Julian Nagelsmann usai Jerman Menang Telak di Piala Dunia 2026

“Presiden Prabowo Subianto, terima kasih banyak,” kata Steinmeier di Istana Merdeka.

Steinmeier mengatakan Indonesia merupakan mitra penting bagi Jerman. Dia mengaku sudah empat kali berkunjung ke Indonesia. Kunjungan sebelumnya dilakukan saat dia masih menjadi Menlu Jerman


img_title


Istana Bocorkan Strategi Prabowo Pulihkan Kepercayaan Publik di Tengah Pelemahan Rupiah, Gandeng Pelaku Pasar

“Ini keempat kalinya saya berkunjung ke sini. Jumlah kunjungan ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan dengan Indonesia bagi kami di Jerman,” ujarnya.

Pertemuan bersama Prabowo ini, menurut Steinmeier, diadakan dalam situasi dunia yang sangat sulit. Dia mencontohkan sejumlah perang di berbagai negara.


img_title


Tolak Timnas Belanda, Livano Comenencia Justru Cetak Sejarah untuk Curacao di Piala Dunia

“Di Eropa sedang ada perang demikian juga di tengah, di Asia Tengah. Dan konflik-konflik yang tetap berlangsung termasuk di Sudan dan Jerman yang belum terselesaikan,” ujarnya.

Steinmeier mengungkapkan alasan berkunjung ke Indonesia. Sebab, posisi Indonesia yang dinilai penting oleh Jerman.

“Dalam situasi kemitraan seperti antara Jerman dengan Indonesia sangat berarti. Ini merupakan kemitraan antara kedua negara yang saling berkomitmen untuk dasar aturan yang tetap,” imbuhnya.

Sementara, Presiden RI Prabowo Subianto mengajak Jerman untuk memperluas investasi di berbagai sektor strategis Indonesia, mulai dari transisi energi, hilirisasi industri, kendaraan listrik hingga pengembangan industri semikonduktor.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat menerima kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Negara, Senin, 15 Juni 2026.

“Indonesia juga mengundang pihak Jerman untuk memperluas investasi di sektor-sektor yang penting di Indonesia, contoh di bidang transisi energi, di bidang hilirisasi industri, di bidang kendaraan karena kita akan menuju kepada kendaraan listrik. Serta pengembangan industri semi-konduktor,” ucap Prabowo.

Prabowo mengatakan Indonesia dan Jerman sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.

“Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa, dan kami berharap perjanjian perdagangan Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), bisa mencapai kesimpulan substantif,” ujar dia.

Halaman Selanjutnya

Ia menegaskan Indonesia membuka peluang lebih besar bagi investor Jerman untuk terlibat dalam proyek-proyek strategis nasional. 

Halaman Selanjutnya





Source link