Nasional

Lembaga Riset InFast Bestari Mengudara, Langsung Bedah Arah Ekonomi Prabowo-Gibran

×

Lembaga Riset InFast Bestari Mengudara, Langsung Bedah Arah Ekonomi Prabowo-Gibran

Sebarkan artikel ini


Sabtu, 20 Juni 2026 – 09:10 WIB

Jakarta, VIVA InFast Bestari, sebuah lembaga riset independen yang berfokus pada dinamika ekonomi, politik dan kebijakan publik, secara resmi diluncurkan pada Jumat, 19 Juni 2026.


img_title


Prabowo Setuju Skema Pelatnas Multiyears untuk Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Kehadiran lembaga ini diproyeksikan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor—mulai dari akademisi, teknokrat, praktisi, pejabat publik, hingga aktivis sosial. 

Tujuannya, yaitu untuk menjembatani riset akademis dengan implementasi kebijakan demi menciptakan Indonesia yang lebih adil, maju, dan beradab.


img_title


Kelakar Prabowo ke John Herdman: Coach Sudah Menang, Jadi Presiden Mau Terima

Direktur Eksekutif InFast Bestari, Gede Sandra, menegaskan bahwa lembaganya mengambil posisi netral dan independen demi kepentingan masyarakat luas.

“Kami hadir bukan untuk menjadi alat kekuasaan, juga bukan oposisi yang sekadar mengkritik. InFast Bestari ingin menjadi mitra kritis yang menyajikan analisis berbasis bukti untuk membantu proses perumusan kebijakan publik yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat banyak,” ujar Gede Sandra dalam acara peluncuran tersebut.


img_title


HUT ke-499, Fahira Idris: Pasar Rakyat Harus Jadi Wajah Ekonomi Jakarta Kota Global

Sebagai langkah pembuka, InFast Bestari langsung melakukan gebrakan dengan menggelar FGD bertajuk “Pergeseran Orientasi Ekonomi Indonesia: Kapitalisme Negara di Bawah Pemerintahan PrabowoGibran“. 

Diskusi ini mengupas tuntas fenomena penguatan peran negara dalam ekonomi nasional, atau yang di panggung global dikenal dengan istilah state capitalism.

Gede menjelaskan, FGD ini hanyalah langkah awal dari sekian banyak isu strategis yang akan digarap, termasuk ekonomi makro, reformasi birokrasi, tata kelola sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

“Kapitalisme negara adalah salah satu fenomena besar yang sedang terjadi di Indonesia saat ini, dan kami merasa penting untuk menghadirkan ruang diskusi yang jernih dan berbasis data tentang arah kebijakan ini. Tapi itu hanya satu dari sekian agenda riset yang akan kami garap ke depan. InFast Bestari adalah lembaga riset kebijakan publik yang terbuka untuk semua isu strategis yang berdampak pada kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Berbicara mengenai kapitalisme negara, Gede menilai arah ekonomi baru ini justru menyimpan daya pikat yang luar biasa bagi investor asing maupun pelaku pasar domestik. 

Orientasi pasar yang selalu memburu keuntungan dinilai sangat sejalan dengan ambisi sistem ini untuk menggenjot pertumbuhan.

“Tadi yang soal market dan hubungannya dengan arah ekonomi baru. Arah ekonomi baru yang ingin dicapai lewat kapitalisme negara ini, pada prinsipnya hendak mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi,” ujar Gede Sandra.

Halaman Selanjutnya

Ia meyakini bahwa simbiosis mutualisme antara negara dan swasta bisa tercipta jika tren positif ekonomi berhasil dipertahankan. 

Halaman Selanjutnya





Source link