Sabtu, 20 Juni 2026 – 18:25 WIB
Jakarta, VIVA – Anggota DPR RI Moreno Soeprapto menegaskan pemerintah tidak anti kritik terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disampaikan masyarakat.
Moreno menjelaskan, pemerintah sesungguhnya terus mengakomodasi dan menjawab seluruh kritik dengan melakukan perbaikan tata kelola kelembagaan Badan Gizi Nasional (BGN) hingga proses pelaksanaan program di lapangan.
“Pemerintah melakukan evaluasi, itu baik dan buktinya kemarin sudah ada tindakan. Pemerintah tidak anti terhadap kritik dari masyarakat,” kata Moreno, dilansir dari ANTARA, Sabtu, 20 Juni 2026.
Kata dia, kritik merupakan sebuah kewajaran, tetapi penyampaiannya tidak boleh sampai mengumbar kebencian yang bisa menimbulkan dampak terhadap keutuhan bangsa.
Masyarakat diajak membantu DPR RI dan pemerintah untuk bersama-sama mengawal keberlangsungan program strategis tersebut sehingga pelaksanaannya berjalan semakin baik ke depan.
“Kita mau menuju Indonesia Emas, makanya perlu mempersiapkan generasi penerus. Kalau seandainya sudah diajarkan menghujat dan dibiasakan membenci, itu tentunya tidak baik,” ungkap Moreno.
Lebih lanjut, Moreno mengatakan secara keseluruhan, penyelenggaraan MBG memiliki konsep yang bagus. Selain memenuhi kebutuhan asupan gizi anak-anak, program tersebut juga memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Dia mengemukakan dari beberapa pengalamannya ketika datang, baik ke Kota Malang, Kota Batu, maupun Kabupaten Malang, peternak maupun petani sama-sama memberikan tanggap positif terhadap program MBG.
“Mereka mendapatkan demand pasar dari situ penghasilannya bisa lebih,” ucapnya.
DJP Waspadai Kebocoran Pajak dari Program MBG dan Koperasi Merah Putih, Potensi Loss Mengintai Negara
DJP mengidentifikasi potensi kehilangan penerimaan pajak dari program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih akibat kerancuan kebijakan dan lemahnya pengelolaan.
VIVA.co.id
20 Juni 2026






