Kamis, 22 Mei 2025 – 10:32 WIB
Bogor, VIVA – Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri turun tangan merespon adanya kabar dua ekor anjing milik sebuah tempat penampungan anjing terlantar yang mati diduga diracun.
Kabar yang mulanya diunggah oleh artis Shahnaz Haque itu direspons oleh akun Instagram milik Itwasum Polri dan akun k9sar_polripresisi.
“Lima personel Subdit Harvet (Pemeliharaan Veterinarian) melakukan sambang ke Shelter Tanpa Nama di Sentul, Bogor,” ujar Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Mulia Hasudungan Ritonga dalam keterangan tertulis, Kamis, 22 Mei 2025.
Baca Juga :
Bukan Main Bola, Wanita di Jakpus Catatkan Hattrick Ditangkap Polisi Gegara Edarkan Sabu
Lima personel yang diterjunkan itu yakni Iptu drh Eniza Rukisti, Penata Muda Tingkat I drh Grace Tabitha Tenggi, Ipda drh Linda, Bripka Andris, dan Bripda Syahrol.
Polisi menyelidiki kematian dua anjing yang diduga diracun di Bogor, Jawa Barat.
Kurang lebih 3 jam tim Subdit Harvet berkoordinasi dengan pihak shelter untuk turut membantu memastikan penyebab matinya kedua anjing.
“Di shelter, tim berkoordinasi dengan sekitar 6 orang dari pihak shelter untuk mengetahui kronologi kejadian. Anjing tersebut sudah dikuburkan pada Selasa, 20 Mei, pagi,” kata dia.
“Jadi tim Ditpolsatwa meminta izin untuk mengautopsi kadaver salah satu anjing untuk membantu memastikan penyebab kematian. Semisal diracun, jenis racun apa,” kata Ritonga.
Ritonga menambahkan bahwa kadaver salah satu anjing yang diduga diracun itu kemudian dibawa ke Sekolah Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB).
“Kadaver dibawa ke bagian Patologi Sekolah Kedokteran Hewan IPB,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya
“Jadi tim Ditpolsatwa meminta izin untuk mengautopsi kadaver salah satu anjing untuk membantu memastikan penyebab kematian. Semisal diracun, jenis racun apa,” kata Ritonga.






