Selasa, 4 Agustus 2026 – 05:30 WIB
VIVA – Kekalahan telak 0-3 dari Vietnam tak membuat pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kehilangan keyakinan. Pelatih asal Inggris itu menegaskan skuad Garuda akan bangkit dan berjuang habis-habisan saat menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026 demi mengamankan tiket ke babak semifinal.
Pernyataan tersebut disampaikan Herdman dalam konferensi pers usai pertandingan melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin 3 Agustus 2026 malam WIB. Meski mengakui timnya tampil di bawah standar, Herdman menegaskan perjuangan Timnas Indonesia belum berakhir.
Saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga Grup A dengan enam poin. Garuda wajib meraih kemenangan atas Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat 7 Agustus 2026, jika ingin menjaga asa melaju ke babak semifinal.
Herdman meminta para pemain segera melupakan hasil buruk saat menghadapi Vietnam. Menurutnya, seluruh fokus kini harus diarahkan ke pertandingan penentuan melawan Singapura.
Ia menegaskan Timnas Indonesia tidak memiliki pilihan selain membawa pulang tiga poin dari markas The Lions.
“Kami memiliki pertandingan yang datang sangat cepat di Singapura. Kami kalah, kami belajar. Kami akan merasa frustrasi dan marah untuk waktu yang singkat, tetapi sekarang kami harus membuat tim ini fokus. Kami pergi ke Singapura dengan pola pikir yang sangat jelas bahwa kami harus memenangkan pertandingan sepak bola,” kata Herdman.
Pelatih berusia 51 tahun itu juga mengingatkan bahwa fase grup belum berakhir sehingga peluang Timnas Indonesia masih terbuka.
“Ini adalah fase grup. Bukan posisi yang kami inginkan, tetapi inilah yang diberikan kepada kami. Kami akan pergi ke sana dengan semua yang kami miliki,” ujarnya.
Yakin Timnas Indonesia Mampu Bangkit
Herdman menilai respons para pemain setelah mengalami kekalahan akan menjadi faktor terpenting dalam menentukan nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Ia percaya skuad Garuda memiliki pengalaman dan mentalitas untuk bangkit dalam situasi sulit.
“Untuk kelompok pemain ini, respons adalah segalanya. Kami memiliki beberapa pemain top yang pernah berada di posisi seperti ini sebelumnya. Ini tentang bagaimana kami merespons, melakukan pemulihan, mengembalikan fokus, dan bersiap menghadapi pertandingan berikutnya,” tuturnya.
Halaman Selanjutnya
Menurut Herdman, tim pelatih juga akan memanfaatkan waktu yang singkat untuk mengevaluasi kekurangan yang terlihat saat menghadapi Vietnam, terutama dalam aspek taktik dan transisi bertahan.






