Kamis, 6 Agustus 2026 – 20:12 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal sejumlah tenaga kesehatan (nakes) dan dokter yang menghina pasien BPJS Kesehatan di sosial media.
Pasien tersebut mendapat cibiran di platform Threads setelah curhat belum dapat ruangan rawat inap setelah 8 jam menunggu.
Budi mengatakan seluruh profesi yang menyangkut pelayanan masyarakat harus mengedepankan sikap empati terhadap masyarakat. Hal ini juga berlaku bagi nakes dan dokter.
“Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, itu enggak boleh ada yang nirempatis seperti itu,” kata Budi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Agustus 2026.
Adapun dalam platform media sosial Threads, seorang laki-laki bernama Yurizal mengeluhkan melalui akun pribadinya bahwa belum mendapat kamar rawat inap setelah 8 jam menunggu.
Dalam status yang ditulisnya, dia mengatakan tidak akan mengungkap ke publik rumah sakit yang dimaksud, sebab dirinya merupakan pasien BPJS.
Status itu kemudian mendapat banyak respons negatif dari warganet, termasuk dokter dan nakes. Ada yang mengomentari Yurizal sebagai warga tidak mampu, ada juga yang mencibir Yurizal supaya meninggal dunia.
Tak lama dari status itu, keluarga Yurizal kemudian mengumumkan pada platform tersebut bahwa Yurizal telah meninggal dunia.
tvOnenews.com/Syifa Aulia
Buntut Ucapan Nirempati Kepada Yurizal Tri Chaerawan, Peserta PPDS di RSUP Dr Sardjito Dinonaktifkan
Yurizal Tri Chaerawan sempat menuliskan pengalamannya saat menunggu 8 jam untuk menjalani perawatan rumah sakit. Seorang peserta PPDS berikan komentar nirempati
VIVA.co.id
6 Agustus 2026






