Senin, 31 Agustus 2026 – 01:01 WIB
VIVA – Keinginan bekerja di luar negeri tidak selalu harus berawal dari pekerjaan kantoran atau profesi dengan gelar tinggi. Pada 2026, sejumlah negara justru menghadapi kebutuhan tenaga kerja di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, teknologi, konstruksi hingga pekerjaan teknis.
Laporan Skills England, tahun 2026 ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap sejumlah pekerjaan prioritas diperkirakan terus meningkat dalam satu dekade ke depan. Di Amerika Serikat, misalnya, pekerjaan di sektor kesehatan, teknologi dan energi terbarukan termasuk yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi.
Artinya, peluang kerja di luar negeri cukup beragam dan tidak semuanya mensyaratkan latar belakang pendidikan yang sama. Jika Anda sedang mempertimbangkan mencari pekerjaan di luar negeri, berikut beberapa profesi yang sedang banyak dicari, sebagaimana dihimpun Viva pada Senin, 31 Agustus 2026.
1. Perawat dan tenaga kesehatan
Sektor kesehatan menjadi salah satu bidang dengan kebutuhan tenaga kerja yang kuat. Kondisi ini antara lain dipengaruhi oleh populasi yang semakin menua dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan. Di Amerika Serikat, pekerjaan nurse practitioner termasuk yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan tinggi hingga 2035.
Negara lain juga menghadapi kebutuhan tenaga kesehatan, termasuk perawat dan tenaga perawatan. Namun, profesi kesehatan umumnya memiliki persyaratan yang lebih ketat karena pekerja perlu memenuhi standar pendidikan, registrasi dan lisensi yang berlaku di negara tujuan.
2. Caregiver dan pekerja perawatan lansia
Tidak hanya perawat profesional, tenaga yang membantu merawat lansia dan orang yang membutuhkan bantuan sehari-hari juga banyak dibutuhkan. Di Inggris, care workers dan home carers termasuk pekerjaan dengan proyeksi tambahan tenaga kerja terbesar hingga 2035, dengan sekitar 199.000 pekerja tambahan yang diperkirakan dibutuhkan. Kebutuhan tersebut berkaitan erat dengan meningkatnya populasi lanjut usia dan kebutuhan layanan perawatan di rumah maupun fasilitas sosial.
3. Software developer
Kemajuan teknologi dan digitalisasi membuat kebutuhan terhadap tenaga pengembang perangkat lunak tetap tinggi. Profesi ini juga menjadi salah satu pekerjaan prioritas yang muncul berulang kali dalam berbagai sektor di Inggris. Skills England memperkirakan pekerjaan programmer dan profesional pengembangan perangkat lunak dapat bertambah sekitar 192.000 hingga 2035. Meski demikian, perkembangan kecerdasan buatan juga membuat keterampilan yang dibutuhkan semakin berubah.
Halaman Selanjutnya
Karena itu, kemampuan pemrograman sebaiknya dilengkapi dengan pemahaman teknologi baru, pemecahan masalah dan kemampuan beradaptasi.






