Nasional

Revitalisasi Kebun Teh di Ciater dan Pengalengan, Pemprov Jabar Libatkan Puluhan Warga

×

Revitalisasi Kebun Teh di Ciater dan Pengalengan, Pemprov Jabar Libatkan Puluhan Warga

Sebarkan artikel ini


Senin, 31 Agustus 2026 – 10:22 WIB

Jakarta, VIVA – Pemprov Jabar mengungkapkan telah merevitalisasi seluas 22 hektare perkebunan teh di Ciater Kabupaten Subang, dan di Pangalengan Kabupaten Bandung dari sebelumnya yang telah beralih fungsi jadi bangunan liar (Ciater) dan kebun sayuran (Pangalengan).


img_title


Kemendikdasmen Minta Tambah Anggaran Rp157,76 Triliun, Untuk Apa?

Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat Gandjar Yudniarsa menjelaskan revitalisasi yang diarahkan untuk mengembalikan fungsi estetika, ekonomi dan lingkungan di kawasan ini, mengikuti arahan Gubernur Dedi Mulyadi dengan melibatkan warga sekitar kebun, disertai pensiunan karyawan PTPN.

“Total pekerja dalam revitalisasi kebun teh sebanyak 96 orang,” kata Gandjar di Bandung, Senin, 31 Agustus 2026.


img_title


Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri, Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah

Gandjar merinci, revitalisasi perkebunan teh di Ciater Kabupaten Subang, dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Desa Ciater, Desa Cisaat dan Desa Tambakan.

Hingga saat ini, luas lahan teh yang direvitalisasi di Desa Ciater mencapai 2 hektare. Dinas Perkebunan menanam 15.200 pohon di lokasi tersebut.


img_title


Cegah Bencana, 22 Hektare Kebun Teh di Ciater dan Pangalengan Telah Direvitalisasi

Sementara, di Desa Cisaat, revitalisasi dilakukan dengan menanam 25.000 pohon di perkebunan teh seluas tiga hektare. Adapun, di Desa Tambakan, luas perkebunan teh yang direvitalisasi mencapai 1 hektare dengan menanam 10.000 pohon.

Total lahan teh yang direvitalisasi di Desa Ciater, Desa Cisaat, dan Desa Tambakan mencapai 6 hektare, dengan jumlah pohon teh yang ditanam sebanyak 50.200 pohon.

“Adapun perkebunan teh yang direvitalisasi di Pangalengan lebih luas lagi mencapai 16 hektare. Jumlah pohon teh telah ditanam mencapai 198.000 pohon,” kata Gandjar.

Gandjar menyebutkan dengan revitalisasi kebun teh ini, selain untuk aspek perekonomian, dan estetika kawasan, potensi bencana alam juga dapat dicegah di kawasan tersebut.

Ditambahkan Gandjar, revitalisasi kebun teh akan terus dilakukan hingga target tercapai, yaitu 12 hektare di Ciater Kabupaten Subang dan 24 hektare di Pangalengan Kabupaten Bandung. Penanaman perdana teh di Ciater, Subang, telah dimulai sejak November 2025, sedangkan di Pangalengan Kabupaten Bandung sejak Desember 2025. (LAN)

Area tebing di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur dilanda kebakaran

Kebakaran di Lereng Gunung Semeru Meluas Capai 600 Hektare, BPBD Ingatkan Warga Hal Ini

Luas area terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diperkirakan mencapai 600 hektare lebih.

img_title

VIVA.co.id

31 Agustus 2026





Source link