Rabu, 2 September 2026 – 15:18 WIB
VIVA – Perseteruan antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali memanas di ruang sidang. Kali ini, pihak Sarwendah membawa bukti baru berupa hasil pemeriksaan kesehatan yang disebut berkaitan dengan dugaan penyakit kronis yang sebelumnya menjadi pembahasan dalam perkara mereka.
Bukti tersebut disampaikan kuasa hukum Sarwendah, Chris, usai sidang pokok perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hasil pemeriksaan itu sekaligus menjadi jawaban atas permintaan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, yang sebelumnya meminta Sarwendah menjalani pemeriksaan serupa.
“Waktu itu Bang Minola juga meminta kami untuk mengecek. Jadi tadi klien kami juga sudah menunjukkan hasil,” ungkapnya, mengutip tayangan Youtube, Rabu 2 September 2026.
Menurut Chris, pemeriksaan Sarwendah sengaja dilakukan dengan parameter yang sama seperti pemeriksaan yang sebelumnya disampaikan pihak Ruben. Langkah tersebut dilakukan agar hasilnya dapat dibandingkan secara langsung.
“Hasil ini kami sampaikan karena apple to apple dengan apa yang dicek Bang Minola,” jelasnya.
Chris bahkan menegaskan pemeriksaan itu bukan inisiatif sepihak dari kubu Sarwendah. Mereka melakukan tes setelah mendapat tantangan dari pihak Minola.
“Jadi kami mengecek bukan karena kemauan kami. Karena kami lihat apa yang Bang Minola cek, itu yang kami cek,” tukasnya.
Hasil Pemeriksaan Sarwendah Disebut Non-Reaktif
Dalam kesempatan tersebut, Chris menunjukkan lembar hasil pemeriksaan dari sebuah laboratorium swasta. Ia menyebut hasil tersebut menunjukkan Sarwendah non-reaktif terhadap penyakit kronis yang menjadi persoalan dalam pernyataan kedua pihak.
Meski demikian, Chris memilih tidak menyebut secara terbuka penyakit yang dimaksud.
“Ini adalah hasil pemeriksaan klien kami terkait apa yang diperiksa Bang Minola. Saya tidak menyebutkan penyakitnya apa,” tuturnya sembari menunjukkan lembaran hasil itu.
Ia kemudian membandingkan bukti yang dibawa pihaknya dengan hasil yang sebelumnya disebut telah disampaikan kubu Ruben. Menurut Chris, dokumen yang dimiliki Sarwendah merupakan hasil pemeriksaan langsung dari laboratorium.
“Tapi perbedaannya adalah, hasil langsung, jadi bukan terlampir. Kalau Bang Minola waktu itu hasil, ini terlampir. Nah, lampirannya nggak ada. Kalau ini hasil langsung keluar hasilnya, nilai rujukannya non-reaktif. Ya jadi apa yang klien kami lakukan karena tantangan dari pihak Bang Minola untuk bisa cek kesehatan,” terang Chris.
Halaman Selanjutnya
Chris juga memperlihatkan tanggal pemeriksaan yang tercantum dalam dokumen tersebut. Ia menyebut tes dilakukan pada 6 Mei 2026.






