Rabu, 9 September 2026 – 21:23 WIB
Jakarta, VIVA – Kebutuhan terhadap teknologi Heating, Ventilation, Air Conditioning (HVAC), refrigerasi, dan cleanroom di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan di sektor domestik maupun industri. Pada saat yang sama, tuntutan terhadap efisiensi energi dan pengelolaan lingkungan menjadi tantangan yang semakin penting bagi pelaku industri.
Kondisi tersebut menjadi salah satu yang disoroti dalam penyelenggaraan RHVAC Indonesia 2026 yang digelar bersamaan dengan Cleanroom Indonesia Expo 2026 pada 9–11 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta.
Penyelenggaraan tahun ini mempertemukan 213 exhibitor dari 15 negara dalam area pameran seluas 15.000 meter persegi. Jumlah peserta tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, menunjukkan masih kuatnya kebutuhan industri terhadap teknologi, solusi, dan inovasi di bidang HVAC, refrigerasi, serta cleanroom.
Sofianto Widjaja, Direktur PT Pelita Promo Internusa mengungkapkan bahwa perkembangan tersebut menjadi alasan RHVAC Indonesia terus dikembangkan setelah lebih dari satu dekade penyelenggaraan.
“RHVAC Indonesia sudah dikembangkan selama lebih dari satu dekade dan industri HVAC di Indonesia masih terus berkembang, sehingga pameran ini tetap kami hadirkan sebagai wadah untuk mempertemukan industri dengan perkembangan teknologi terbaru. Sementara itu, cleanroom menjadi salah satu tren yang semakin penting karena kebutuhannya terus meningkat, antara lain di rumah sakit, data center, dan fasilitas industri lainnya,” ujar Sofianto dikutip dari keterangannya, Rabu, 9 September 2026.
Selain sektor bangunan komersial dan residensial yang terus membutuhkan sistem HVAC, kebutuhan terhadap teknologi lingkungan terkendali juga semakin berkembang di sektor industri tertentu. Rumah sakit, misalnya, membutuhkan teknologi cleanroom untuk mendukung lingkungan dengan standar kebersihan dan pengendalian kontaminasi yang ketat. Tren serupa juga terlihat pada kebutuhan fasilitas seperti data center dan sektor industri lainnya.
Di tengah pertumbuhan kebutuhan tersebut, industri HVAC Indonesia juga menghadapi tantangan dalam hal energi dan lingkungan. Penggunaan sistem tata udara dan refrigerasi berkaitan erat dengan kebutuhan energi, sehingga perkembangan teknologi yang lebih efisien menjadi semakin relevan bagi bangunan maupun fasilitas industri.
Salah satu isu yang mendapat perhatian dalam penyelenggaraan tahun ini adalah peran HVAC dalam mendukung bangunan rendah karbon, sejalan dengan semakin pentingnya aspek energi dan lingkungan dalam pengembangan fasilitas modern.
Halaman Selanjutnya
Perkembangan cleanroom menjadi salah satu fokus penting dalam penyelenggaraan tahun ini. Meningkatnya kebutuhan cleanroom di rumah sakit dan fasilitas kritis lainnya membuat aspek standar dan pengelolaan lingkungan terkendali menjadi semakin penting.






