Senin, 14 September 2026 – 08:39 WIB
VIVA –Satu jenazah korban kapal Virgo Transport 8 tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Jenazah tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki.
Humas Basarnas Banjarmasin, Singgih, mengatakan jenazah tersebut masih berstatus Mr X karena proses identifikasi dan pendataan masih berlangsung.
“Masih diidentifikasi sebagai mister X. Sedang proses pendataan lengkap untuk jenis kelamin laki-laki,” kata Humas Basarnas Banjarmasin, Singgih, Senin 14 September 2026.
Jenazah tersebut terlihat ditandu menggunakan kantong jenazah saat diturunkan dari kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Kapal tersebut juga membawa 15 penumpang Virgo Transport 8 yang selamat.
Setibanya di Pelabuhan Trisakti, jenzah langsung diserahkan kepada tim DVI Polda Kalimantan Selatan untuk penanganan lanjutan. Sementara itu 15 penumpang lainnya yang selamat menjalani perawatan di posko Kesehatan.
Selain kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga, kapal KN SAR Laksamana 241 juga terlihat membawa satu orang korban selamat.
Hingga pagi ini total korban kecelakaan yang berhasil dievakuasi sebanyak 17 penumpamg. Sementara itu berdasarkan data Basarnas, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 penumpang yang terdiri atas 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian di lokasi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 dikabarkan hilang kontak di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 10.13 GMT.
Putu menjelaskan bahwa mulai tidak dapat dihubungi Minggu dini hari, 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA setelah sebelumnya menghadapi kondisi cuacara buruk di tengah perjalanann.
“Posisi terakhir kapal yang diterima berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin,” kata dia.
Kantor SAR Kelas A Banjarmasin kemudian menerima laporan kapal tersebut hilang kontak pada pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo Yoel Rihi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin melakukan operasi pencarian ke lokasi perkiraan posisi terkahir kapal pada pukul 04.30 WITA.
Halaman Selanjutnya
Dalam proses pencariannya, SAR Banjarmasin memberangkatkan enam personel menggunakan Rescue Car D-Max menuju Dermaga SAR Basirih untuk selanjutkan melanjutkan pencarian ke lokasi perkiraan posisi terakhir kapal Virgo Transport 8 menggunakan KN SAR Laksamana 241. (ANT)






