Nasional

Skor 7-2 Masih Belum Cukup?

×

Skor 7-2 Masih Belum Cukup?

Sebarkan artikel ini


Jumat, 2 Oktober 2026 – 06:20 WIB

VIVA – Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengungkapkan ketakjubannya terhadap atmosfer luar biasa di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, usai membawa skuad Garuda menaklukkan Bangladesh dengan skor telak 9-2, Kamis (1/10/2026) malam.


img_title


Update Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Bantai Bangladesh 9-2 di ASEAN Cup 2026

Kemenangan pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut memastikan langkah Indonesia melaju ke partai final untuk berhadapan dengan Thailand.

Indonesia menutup fase grup dengan keunggulan produktivitas gol atas Malaysia berkat sumbangan lima gol Mitchell Baker serta masing-masing satu gol dari Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks. Adapun dua gol balasan Bangladesh dicetak oleh Sahariar Emon dan Farhaan Ali Wahid.


img_title


Mitchell Baker Ungkap Cara Bangkit dari Kritik hingga Borong 5 Gol ke Gawang Bangladesh

Kapten timnas indonesia, Kevin Diks usai laga hadapi Bangladesh di laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

Kevin Diks mengaku belum pernah merasakan atmosfer pertandingan di mana riuh suporter terus menuntut tambahan gol meski timnya sudah unggul sangat jauh di papan skor.


img_title


Usai Dibantai Indonesia 9-2, Pelatih Bangladesh Ungkap Perbedaan Level Asia Tenggara dan Asia Selatan

“Melihat stadion, ini adalah pertandingan yang gila. Saya belum pernah mengalami hal seperti ini ketika Anda sudah mencetak begitu banyak gol tetapi rasanya masih belum cukup,” kata Kevin Diks saat ditemui di Mixed Zone SUGBK, Kamis (1/10/2026).

“Setiap kali terdengar seruan, mereka bilang ‘Satu lagi, one more, one more!’ Saya sampai berkata, ‘Apa? Skor 7-2 masih belum cukup?’ Setiap kali selalu ‘Satu lagi, satu lagi, satu lagi!’ dan saya merasa, ya luar biasa,” tambah ujar bek serbabisa tersebut.

Selain menyoroti gemuruh suporter, Kevin Diks membeberkan perjuangan fisiknya yang sempat menurun di babak kedua. Kendala fisik pada 30 menit terakhir membuatnya harus berkonsultasi langsung dengan pelatih John Herdman di pinggir lapangan agar tidak merugikan tim.

“30 menit terakhir adalah perjuangan berat buat saya. Saya bilang ke pelatih, ‘Pelatih, saya perlu diganti atau saya naik jadi striker, karena dengan begitu saya bisa bertahan dan menunggu bola sebentar dan tidak membuat tim main dengan 10 orang.’ Jadi dia setuju, lalu saya bertahan di posisi striker dan kemudian saya mencetak gol, jadi ya, itu menyenangkan,” tutur Diks.

Mengenai insiden keributan antarpemain di akhir laga, Diks memilih untuk bersikap tenang sebagai kapten tim guna memisahkan rekan-rekannya agar tidak terbawa emosi. Ia menilai semangat juang serta rasa persaudaraan tinggi yang ditunjukkan seluruh pemain menjadi kunci utama keberhasilan Indonesia menembus partai puncak.

Halaman Selanjutnya

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh mengunci posisi puncak klasemen Grup A bagi Timnas Indonesia. Skuad asuhan John Herdman selanjutnya bersiap melakoni laga final perebutan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand pada Senin (5/10/2026).

Halaman Selanjutnya





Source link