Jumat, 2 Oktober 2026 – 14:08 WIB
Jakarta, VIVA – Polisi bergerak setelah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap sejumlah anak buah kapal (ABK) viral di media sosial. Para ABK yang diduga menjadi korban kini telah dievakuasi dan menjalani pemeriksaan medis.
Dalam video tersebut, terlihat seorang ABK dimasukkan ke dalam bak. Dalam kondisi itu, korban diduga mengalami kekerasan berupa diinjak-injak, ditendang hingga dipukuli oleh terduga pelaku.
Informasi mengenai video tersebut kemudian ditelusuri kepolisian. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah menerima informasi dan melakukan pengecekan terkait keberadaan kapal yang dimaksud.
Awalnya, kapal tersebut disebut-sebut berkaitan dengan kawasan Muara Baru, Jakarta. Namun, hasil penelusuran awal polisi justru mengarah ke wilayah perairan Kepulauan Aru.
“Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru. Polda Metro Jaya melalui Polres Tanjung Priok telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan para ABK yang diduga menjadi korban,” ujarnya, Jumat (2/10/26).
Langkah kepolisian kemudian berlanjut dengan memastikan kondisi para ABK. Mereka telah dievakuasi dari kapal dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan.
“Telah dibawa ke RSUD Dobo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis,” kata dia.
Polisi melalui Polres Tanjung Priok juga telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat di wilayah Kepulauan Aru untuk memastikan keselamatan para ABK yang diduga menjadi korban kekerasan tersebut.
Pria Paruh Baya di Pamekasan Diburu Polisi Gegara Rumahnya Jadi ‘Sarang’ Narkoba
Polisi memburu seorang pria berinisial M (56), pemilik rumah yang bagian belakangnya diduga kerap digunakan sebagai tempat transaksi dan mengonsumsi narkoba jenis sabu.
VIVA.co.id
2 Oktober 2026






