Nasional

Sosok Edward Halim, YouTuber yang Minta Maaf ke Komunitas LGBTQ+ Usai Viral di Thailand

×

Sosok Edward Halim, YouTuber yang Minta Maaf ke Komunitas LGBTQ+ Usai Viral di Thailand

Sebarkan artikel ini


Kamis, 8 Oktober 2026 – 23:28 WIB

Jakarta, VIVA – Nama YouTuber Indonesia Edward Halim belakangan ini menjadi sorotan tak hanya dari netizen Indonesia tapi juga dari negara lain.


img_title


YouTuber Edward Halim Minta Maaf ke Komunitas LGBTQ+, Imbas Dihujat Usai Hina Penjual Baju di Thailand

Hal tersebut bermula saat dirinya membuat konten sedang berada di Thailand.

Dalam kontennya, Edward terlihat masuk ke salah satu toko dan menanyakan soal baju kepada penjualnya.


img_title


Prabowo Tetapkan Perpres Pertahanan, Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Daftar Ancaman Nonmiliter Negara

Namun konten tersebut menjadi sorotan komunikasn LGBTQ+ karena ucapan Edward kepada penjual baju di toko itu.

“Kalau kalian ke Thailand hati-hati juga ya, kadang cowok bisa jadi cewek, cewek bisa jadi cowok,” kata Edward.


img_title


Jelang Duel Iran Vs Mesir di Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Hapus Semua Aktivitas LGBTQ+ dari Stadion

Edward terlihat mendekat ke penjual baju yang diduga seorang transgender untuk menanyakan soal ukuran baju.

Setelah memilih baju, Edward menayakan soal apakah baju tersebut bisa docoba, namun hal itu dilarang oleh penjual.

“Ini gak bisa dicoba guys, jadi kita gak tahu fittingannya.”

“Gua sebenernya gak mau beli, cuman kita gak enak udah kasih lihat kalian. Ya udahlah beli lah kasihan,” sambungnya.

Atas tindakannya itu, sejumlah warganet pun geram. Banyak yang menyebut Edward Halim tidak sopan dan tak pantas terhadap komunitas LGBTQ+.

“Imagine being disrespectful to a transgender woman in Bangkok of all places?? Oh edward halim i will pray for your downfall always,” tulis akun X blessinhwall.

Lalu siapakah sosok Edward Halim?

Edward Halim bukanlah wajah baru dalam dunia konten kreator. Kontennya yang sering jalan-jalan membuatnya memiliki banyak pengikut di media sosial.

Mengutip LinkedIn Edward, ia pernah menemouh pendidikan di University of Washington di Seattle jurusan Bachelor of Science in Informatics.

Usai di University of Washington, Edward Halim melanjutkan pendidikan S2 di McDaniel College jurusan Data Analytics dan lulus pada 2025 dengan meraih GPA 4.0. 

Sejak 2020 tinggal di Amerika, ia pun membuat konten di YouTube tentang pengalamannya tinggal di Amerika Serikat. 

Edward juga pernah membuat sebuah podcast bersama teman-temannya yang menceritakan tentang kehidupan orang Indonesia di Amerika.

Edward tercatat pernah bekerja di Reason Automation yang berdomisili di Seattle. Pada 2021, ia bekerja sebagai Business Intelligence Analysist untuk Starbucks di Seattle. 

Halaman Selanjutnya

Setelahnya, Edward diketahui bekerja di Whalar sejak 2022 sebagai Manager Measurements and Analytics.

Halaman Selanjutnya





Source link