Nasional

Industri Gim Indonesia pada 2030 Berpotensi Buka 476.600 Lapangan Pekerjaan.

×

Industri Gim Indonesia pada 2030 Berpotensi Buka 476.600 Lapangan Pekerjaan.

Sebarkan artikel ini


Kamis, 22 Oktober 2026 – 21:17 WIB

Jakarta, VIVA – Perusahaan teknologi Tencent dan firma konsultan kebijakan publik Access Partnership merilis laporan, industri gim Indonesia saat ini berpeluang mengubah kekuatan pasar gim lokal menjadi ekosistem kreatif dan produksi yang lebih kuat. Bahkan Industri gim Indonesia diproyeksikan dapat menyumbang hingga 3,3 miliar dolar AS (setara Rp59 triliun) dan mendukung 476.600 lapangan kerja pada tahun 2030 melalui skenario pertumbuhan yang dipercepat.


img_title


Komdigi Tunda Sementara Penerapan IGRS

Dalam laporan berjudul “The video game industry: Unlocking the next level of economic and social development in Southeast Asia” industri game lokal bisa membangun industri berkelanjutan. “Di dalamnya (industri gim Indonesia) studio lokal dapat mengembangkan IP asli, membangun bisnis yang berkelanjutan, dan terhubung dengan audiens di seluruh dunia,” ujar Direktur Urusan Publik Global Tencent untuk Asia Pasifik Monrawee Ampolpittayanant.

Khusus membahas Indonesia, selain proyeksi pendapatan yang berkontribusi pada ekonomi, laporan itu menunjukkan bahwa pada 2030 industri gim lokal berpotensi membuka 476.600 lapangan pekerjaan.


img_title


Level Up Ekosistem Gim Nasional, Kemenko PM ​Dengar Jaring Suara Pelaku Industri

Pada 2025, dalam laporan white paper tersebut terungkap bahwa industri gim Indonesia menciptakan pendapatan total sebesar 1,3 miliar dolar AS (sekitar Rp23 triliun) dengan penyerapan tenaga kerja di sebanyak 257.400 pekerja.

Pendapatan tersebut berkontribusi sebanyak 0,12 persen terhadap Pendapatan Bruto Domestik (PDB) Indonesia.


img_title


Perusahaan Game Ini Ganti Karyawan dengan AI, Gamer Langsung Serukan Boikot Massal

Studi itu menyoroti bahwa sebagian besar pendapatan industri gim di Indonesia masih didominasi oleh sektor perangkat keras dan periferal sebesar 47 persen, disusul eSports sebesar 24 persen, dan ritel 22 persen. Sementara itu, sektor pengembangan dan perilisan gim baru menyumbang sebesar 7 persen dari total nilai pendapatan.

Laporan juga memberikan beberapa rekomendasi,  di antaranya perluasan akses pembiayaan bagi studio lokal melalui berbagai instrumen, seperti hibah prototipe, pendanaan pendamping, dan pinjaman berbunga ringan, untuk membantu pengembang membawa lebih banyak gim ke pasar.

Ilustrasi game online.

Persaingan Game Makin Panas, Dua Judul Ini Digadang-gadang Jadi yang Terbesar Sepanjang 2026

GTA 6 dan Call of Duty: Modern Warfare 4 digadang-gadang menjadi game terbesar 2026. Simak jadwal rilis, daya tarik, dan persaingan dua judul yang dinanti gamer dunia.

img_title

VIVA.co.id

18 Oktober 2026





Source link