Nasional

Cuma Main 36 Menit di FIFA ASEAN Cup 2026 tapi Jadi Penentu, Ini Pengakuan Jujur Egy Maulana Vikri

×

Cuma Main 36 Menit di FIFA ASEAN Cup 2026 tapi Jadi Penentu, Ini Pengakuan Jujur Egy Maulana Vikri

Sebarkan artikel ini


Kamis, 29 Oktober 2026 – 08:30 WIB

Jakarta, VIVA – Pemain Dewa United, Egy Maulana Vikri, mengungkapkan kunci sukses penampilannya saat menjadi penentu kemenangan Timnas Indonesia pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026.


img_title


Sukses Sebagai Super Sub, Ternyata Ini Rahasia Penampilan Keren Egy Maulana Vikri di FIFA ASEAN Cup

Meskipun hanya mengantongi total 36 menit bermain dari dua laga sebagai pemain pengganti saat melawan Bangladesh dan Thailand, Egy sukses memberikan kontribusi krusial yang membawa Indonesia meraih gelar juara.

Pemain berusia 26 tahun tersebut menegaskan bahwa kepercayaan diri dan sikap pantang menyerah menjadi alasan utama di balik penampilan efektifnya di lapangan. Ia selalu berusaha memberikan performa maksimal setiap kali dipercaya tampil oleh pelatih John Herdman.


img_title


Erick Thohir Buka Suara soal Ancaman Batalnya Laga Timnas Indonesia Vs Yordania

“Ya percaya aja sama diri sendiri dan ya apa pun yang terjadi, jangan menyerah dan ya pekerjaan apapun yang dilakukan, apapun itu, ya selalu berikan yang terbaik, just give your best,” kata Egy di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Peran krusial Egy tecermin saat laga semifinal melawan Bangladesh. Masuk pada menit ke-73, ia mengirimkan umpan lambung akurat kepada Ole Romeny yang berujung pada gol Mitchell Baker untuk mengunci kemenangan 9-2 sekaligus mengamankan tiket ke partai puncak.


img_title


SUGBK Tak Bisa Dipakai, Timnas Indonesia Dipastikan Main di Luar Negeri pada November

Aksi gemilangnya berlanjut di laga final melawan Thailand setelah dimasukkan pada menit ke-101. Ketenangan Egy memberikan operan kepada Rizky Ridho berhasil dikonversi menjadi gol penyeimbang 2-2 oleh Elkan Baggott pada menit ke-116, sebelum Indonesia akhirnya menang via adu penalti.

Meski kebanjiran pujian berkat aksinya sebagai pembeda di dua laga vital tersebut, Egy memilih tetap rendah hati. Menurutnya, keberhasilan mengakhiri dahaga gelar senior Indonesia selama 35 tahun merupakan buah kerja keras seluruh elemen tim serta dukungan penuh dari para suporter.

“Semuanya, semuanya layak mendapat pujian kita satu tim, bahkan suporter pun layak mendapat pujian. Jadi ya, semuanya itu untuk kita semua yang memenangkan ini dan semuanya patut untuk merayakan,” ujar Egy.

Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 ini menjadi pencapaian terindah sepanjang karier Egy bersama tim nasional di semua kelompok umur. 

Keberhasilan ini melampaui prestasi terbaiknya sebelumnya, yakni raihan medali perunggu pada ajang SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam, sekaligus mewujudkan impian masa kecilnya untuk membawa Timnas Indonesia meraih trofi di level senior.

Nova Arianto

Blak-blakan, Nova Arianto Sempat Khawatir Amar Brkic Main di Liga Indonesia

Pelatih Nova Arianto sempat khawatir saat Amar Brkic tinggalkan Jerman demi Borneo FC. Namun, menit bermain dan gol di Pesut Etam bikin sang pelatih lega.

img_title

VIVA.co.id

29 Oktober 2026





Source link