Nasional

HP Diduga Disadap Orang Terdekat? Kenali Tanda Penyalahgunaan Akses Tanpa Izin

×

HP Diduga Disadap Orang Terdekat? Kenali Tanda Penyalahgunaan Akses Tanpa Izin

Sebarkan artikel ini


Rabu, 4 November 2026 – 01:06 WIB

Jakarta, VIVA – Ponsel pintar menyimpan banyak informasi pribadi, mulai dari percakapan WhatsApp, foto keluarga, lokasi, email, hingga akses ke rekening digital. Karena itu, penyalahgunaan akses HP tanpa izin bisa menjadi persoalan serius, terutama jika dilakukan oleh orang yang berada dekat dengan pemilik perangkat.


img_title


Ada Perangkat Asing di Akun Google? Waspadai Tanda HP Diakses Orang Lain Tanpa Izin

Akses tidak sah tidak selalu berarti seseorang memasang alat penyadap canggih. Dalam sejumlah kasus, pelaku dapat memanfaatkan HP yang pernah dipinjam, mengetahui PIN layar, menggunakan akun yang masih login di perangkat lain, atau memasang aplikasi pemantau tanpa sepengetahuan pemiliknya. Praktik ini dapat berkaitan dengan spyware atau stalkerware, yakni perangkat lunak yang digunakan untuk memantau aktivitas seseorang secara diam-diam.

Lantas, bagaimana mengenali tanda HP mungkin diakses orang lain dan langkah apa yang dapat dilakukan untuk melindungi privasi? Berikut VIVA telah merangkum Rabu, (04/11/2026).


img_title


Cek 7 Pengaturan HP Ini! Ada Tanda Penyadapan yang Sering Luput dari Perhatian

1. Ada Perangkat Asing yang Masuk ke Akun Pribadi

Salah satu pemeriksaan awal adalah melihat daftar perangkat yang terhubung ke akun Google. Jika terdapat perangkat atau sesi login yang tidak dikenali, hal tersebut patut diperiksa lebih lanjut.


img_title


Vivo Y32 5G vs Redmi 12 5G, Adu Spesifikasi Hp yang Bisa Bikin Calon Pembeli Bimbang

Google menyediakan fitur untuk meninjau perangkat melalui menu Akun Google, Keamanan & login, lalu Perangkat Anda. Pengguna dapat melihat sesi yang masih aktif dan mengeluarkan akun dari perangkat yang tidak dikenal.

Namun, kemunculan perangkat asing belum otomatis membuktikan penyadapan. Beberapa sesi bisa berasal dari perangkat sendiri, browser berbeda, atau proses login sebelumnya. Periksa detail aktivitas sebelum mengambil kesimpulan.

2. Orang Lain Mengetahui Informasi yang Seharusnya Pribadi

Tanda lain yang perlu diperhatikan adalah ketika seseorang berulang kali mengetahui lokasi, isi percakapan, atau aktivitas digital yang tidak pernah dibagikan kepadanya.

Menurut Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat, stalkerware dapat digunakan untuk memantau lokasi, membaca pesan, melihat foto, hingga mengikuti aktivitas internet korban.

Meski begitu, informasi pribadi yang bocor tidak selalu berasal dari aplikasi penyadap. Akun yang dipakai bersama, lokasi yang dibagikan secara sukarela, atau notifikasi yang terlihat di layar terkunci juga dapat menjadi penyebabnya.

Halaman Selanjutnya

3. Baterai Cepat Habis dan Penggunaan Data Meningkat

Halaman Selanjutnya





Source link