Minggu, 29 Juni 2025 – 19:02 WIB
Jakarta, VIVA- Seorang guru ngaji ditangkap polisi buntut mencabuli santri di kawasan Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Tak tanggung-tanggung, korbannya ada sepuluh orang.
“Sudah diamankan, untuk sementara korban ada 10 orang,” ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Murodih, Minggu, 29 Juni 2025.
Ilustrasi pelecehan seksual pada anak – Foto Dok Istimewa
Photo :
- VIVA.co.id/Muhammad Faidurrahman (Kalsel)
Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain. Unit PPA Polres Metro Jaksel, lanjutnya, kini tengah melakukan pendampingan terhadap korban.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jaksel, Ajun Komisaris Besar Polisi Ardian Satrio menambahkan, pelaku berinisial AF mengiming-imingi uang Rp10 ribu pada korban.
Baca Juga :
15 Ribu SMS Palsu Catut Bank Ternama Disebar WN Malaysia, Korban Rugi Sampai Rp 200 Juta
“(Modus) Memberikan pelajaran tambahan tentang hadas laki-laki dan perempuan kemudian menggambarkan gambar kemaluan dipapan tulis, menunjukan kemaluan kepada anak korban. (Pelaku) Melakukan intimidasi terhadap anak korban dan memberikan uang sebanyak Rp 10.000 sampai dengan Rp 25.000,” kata Adrian.
Polres Binjai Bekuk Penipu Berkedok Kerja ke Australia, Korban Capai 14 Orang
Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai, berhasil mengamankan seorang pelaku penipuan berinisial CS (53), yang menjanjikan pengurusan kerja ke Australia.
VIVA.co.id
28 Juni 2025






