Kamis, 1 Mei 2025 – 01:20 WIB
Bukittinggi, VIVA – Puluhan narapidana atau napi pada Lembaga Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, dilaporkan mengalami keracunan, Rabu 30 April 2025. Informasi yang dihimpun, total 22 narapidana dari berbagai kasus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga :
Misteri Keracunan Massal di Cianjur Usai Santap MBG, Cak Imin Minta Kemenkes Usut Tuntas
Direktur Utama RSUD Dr. Achmad Muchtar, Busril menyebut pihaknya menerima sebanyak 22 pasien yang berasal dari Lapas. Dari total 22 pasien tersebut, dua diantaranya dalam kondisi sangat kritis.
“Benar, ada 22 orang yang masuk sejak tadi sore. Sekarang 2 di antaranya tengah dalam kondisi kritis dan pihak medis sedang berupaya memberikan penanganan maksimal,” kata Busril, Rabu malam 30 April 2025.
Basril bilang, khusus untuk napi yang dalam kondisi kritis, berbagai upaya medis dilakukan. Termasuk diantaranya memasang ventilator.
“Mengingat kedua pasien dalam kondisi kritis, penanganan medis dilakukan dengan cara memasang ventilator,” tutupnya.
Program Makan Bergizi Gratis Jangan Disetop, tapi Harus Dievaluasi Sistemnya
Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan mengatakan adanya wacana agar program makan bergizi gratis (MBG) dihentikan dapat menimbulkan kerugian.
VIVA.co.id
30 April 2025






