Senin, 8 Juni 2026 – 01:10 WIB
Jakarta, VIVA – Sorotan terhadap kehidupan pribadi Sarwendah kembali menjadi perbincangan publik di tengah memanasnya polemik pasca-perceraiannya dengan Ruben Onsu. Di tengah derasnya komentar netizen dan berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial, mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, akhirnya angkat bicara mengenai perjalanan karier mantan personel Cherrybelle tersebut.
Nanda Persada mengungkapkan fakta yang selama ini jarang diketahui publik. Menurutnya, Ruben Onsu memiliki peran besar dalam membantu Sarwendah bangkit dan kembali bersinar di industri hiburan setelah keluar dari grup Cherrybelle.
Nanda Persada mengaku mengenal baik Ruben maupun Sarwendah sejak lama, bahkan pernah bekerja sama secara profesional dengan keduanya.
“Saya sangat sedih melihat perkembangan masalah ini ya. Kebetulan saya juga kenal deket dengan keduanya. Pertama Ruben pernah jadi artis saya dulu. Setelah udah enggak, kita tetep berteman dengan baik,” ungkap Nanda Persada, mengutip tayangan YouTube, Senin 8 Juni 2026.
Menurut Nanda Persada, saat hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah masih dalam tahap pacaran, Ruben Onsu secara langsung mempercayakan Sarwendah kepadanya untuk dikelola dalam sebuah manajemen artis.
“Terus waktu itu masih proses pacaran dengan Wenda. Wenda baru keluar dari girlband-nya Cherrybelle. Dia titip tuh, ‘Pak gua titip Wenda ya masuk manajemennya elo,’ kata Ruben. Jadi Wenda saya manajerin lumayan lama tuh,” sambungnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menguatkan bahwa Ruben Onsu tidak hanya hadir sebagai pasangan hidup, tetapi juga menjadi sosok yang aktif mendukung perkembangan karier Sarwendah. Bahkan, menurut Nanda Persada, berbagai strategi telah disiapkan secara matang untuk membangun kembali citra dan eksistensi Sarwendah di dunia hiburan.
“Kita bisa lihat jejak digital, betapa Ruben sangat men-support Wenda dalam hal apa pun termasuk kariernya. Saya manajernya waktu itu. Kita bekerja sama untuk membuat Wenda itu bisa sukses di entertainment, mulai dari latihan vokal, branding, dibentuk image-nya sedemikian rupa. Itu memang strategi tim dari manajemen juga, termasuk Ruben,” tegas Nanda Persada.
Di sisi lain, Nanda Persada mengaku prihatin melihat konflik yang kini berkembang di ruang publik. Ia menilai perseteruan yang terus bergulir berpotensi memberikan dampak buruk, terutama bagi anak-anak mereka serta citra kedua figur publik tersebut.
Halaman Selanjutnya
“Melihat perkembangan terakhir kok makin ke sini makin ke sana gitu. Sangat disayangkan banget karena bagaimana pun efeknya ke anak-anaknya. Jejak digital itu ada,” ujarnya.






