Senin, 15 Juni 2026 – 02:04 WIB
Jakarta, VIVA – Musim MPL Indonesia Season 17 resmi berakhir dengan hasil yang mungkin tidak banyak diprediksi di awal kompetisi. Bigetron by Vitality sukses mencatatkan sejarah baru setelah menaklukkan ONIC Esports di Grand Final dan mengamankan gelar juara MPL ID S17. Kemenangan ini sekaligus menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan organisasi Robot Merah di panggung Mobile Legends Indonesia.
Keberhasilan tersebut terasa semakin spesial karena ONIC datang ke babak playoff dengan status tim terbaik regular season. Sang Landak Kuning bahkan menutup musim reguler di puncak klasemen dengan catatan yang sangat impresif dan menjadi favorit kuat untuk kembali mengangkat trofi.
Dari Tim Kuda Hitam Menjadi Juara
Perjalanan Bigetron menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Sepanjang musim, mereka harus bersaing ketat dengan tim-tim besar seperti ONIC, Team Liquid ID, Geek Fam, hingga EVOS.
Meski hanya finis di posisi keempat pada regular season, Bigetron menunjukkan mental juara saat memasuki babak playoff. Mereka mampu bangkit dari berbagai tekanan dan terus menjaga konsistensi permainan hingga mencapai partai puncak.
Bahkan sebelum playoff dimulai, Bigetron sudah menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang bisa diremehkan. Pada regular season, Robot Merah sempat menghentikan laju kemenangan ONIC dan menjadi salah satu tim yang paling merepotkan sang pemuncak klasemen.
Grand Final yang Penuh Dominasi
Pertandingan Grand Final mempertemukan dua tim yang sama-sama tampil luar biasa sepanjang musim. Namun di luar dugaan banyak penggemar, Bigetron tampil sangat disiplin dan efektif saat menghadapi ONIC.
Setelah pertarungan sengit selama lima gim, Bigetron berhasil mengamankan kemenangan dan memastikan trofi MPL ID S17 menjadi milik mereka. Permainan objektif yang rapi, koordinasi tim yang solid, serta kemampuan memanfaatkan kesalahan lawan menjadi kunci keberhasilan Robot Merah sepanjang seri grand final.
Kemenangan tersebut sekaligus membalas kekalahan Bigetron dari ONIC pada semifinal upper bracket playoff. Saat itu ONIC sempat mengalahkan Bigetron dengan skor 3-1 dan memaksa mereka turun ke lower bracket. Namun alih-alih terpuruk, Bigetron justru bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di saat yang paling menentukan.
Halaman Selanjutnya
Tiket Internasional Berhasil Diamankan






