Selasa, 11 Agustus 2026 – 15:11 WIB
VIVA – Otoritas Kolombia menetapkan status bencana nasional menyusul gempa dahsyat yang mengguncang negara tersebut pada Senin, 10 Agustus 2026 pagi, lapor penyiar Caracol.
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menginstruksikan pemerintah dan pimpinan militer untuk memastikan pendistribusian sumber daya yang diperlukan ke daerah-daerah terdampak.
Keputusan pemerintah untuk menetapkan status bencana nasional saat ini masih dipersiapkan.
Otoritas juga masih menunggu kedatangan tim penyelamat pertama di wilayah-wilayah yang terdampak paling parah.
Menurut Unit Nasional untuk Manajemen Risiko Bencana (UNGRD), empat tim Pencarian dan Penyelamatan Kota dari Bogota, Envigado, Yopal, dan Medellin telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.
Sebelumnya pada hari yang sama, Pusat Seismologi Eropa-Mediterania melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang Kolombia.
Para ahli seismologi Eropa kemudian merevisi kekuatan gempa tersebut menjadi magnitudo 7,4. Sementara itu, para ahli Amerika Serikat memberikan penilaian serupa.
Pusat gempa dilaporkan berada di dekat Kota San Jose del Palmar, wilayah administratif Choco.
Hingga kini, gempa tersebut telah menewaskan 111 orang. (ant)
570 Warga Luka-luka, Korban Tewas Akibat Gempa Kolombia Bertambah Jadi 132 orang
gempa tersebut merusak 1.575 bangunan tempat tinggal dan 61 di antaranya hancur total. Bangunan yang mengalami kerusakan mencakup fasilitas kesehatan, hingga bandara.
VIVA.co.id
11 Agustus 2026






