Jumat, 14 Agustus 2026 – 09:53 WIB
Jakarta, VIVA – Dewan Perwakilan Daerah menjabarkan duri dalam daging yang menjadi tantangan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Butuh pengorbanan untuk mencabut duri-duri tersebut.
Hal ini dijabarkan Ketua DPD Sultan B Najamudin dalam sidah tahunan MPR, DPR dan DPR di Senayan, Jakarta, pada hari ini Jumat, 14 Agustus 2026.
“Duri itu adalah ketergantungan pada impor, rendahnya nilai tambah sumber daya alam, praktik under invoicing, transfer pricing, inefisiensi, dan berbagai hambatan yang menggerus daya saing nasional,” ujarnya.
Dia pun mengaresiasi pemerintah Prabowo dalam dua tahun ini sudah mulah membersihkan duri-duri tersebut. Sehingga ekonomi Indonesia ke depannya tidak hanya kuat, pati juga berkelanjutan.
“Apresiasi atas berbagai program yang berorientasi pada kemandirian ekonomi nasional, di tengah ketidakpastian dinamika geopolitik dunia. Presiden Prabowo telah membuat langkah strategis untuk mengembalikan penguasaan negara atas bumi, air, dan kekayaan alam demi kemakmuran rakyat. Sesuai amanat Pasal 33 UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,”tegasnya.
Dia pun menegaskan, transformasi ekonomi yang diusung Presiden Prabowo ibarat mencabut duri dalam daging. “Mencabut duri tentu tidak nyaman. Ada rasa perih, bahkan sedikit pendarahan. Namun, selama duri 6 itu tetap tertancap, luka tidak akan pernah benar-benar sembuh,” ungkapnya.
“Transformasi ekonomi menuntut keberanian mengambil keputusan yang tidak mudah demi memperkuat fondasi ekonomi nasional dan mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat, maju, dan berdaya saing,” tambahnya.
Prabowo Bakal Beri Kejutan di Pidato Sidang Tahunan MPR Hari Ini
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo akan menyampaikan Pidato Kenegaraan sekaligus laporan penyampaian kinerja lembaga-lembaga negara dan memberikan kejutan.
VIVA.co.id
14 Agustus 2026






