Nasional

Prabowo Tegaskan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Kinclong Bukan Tujuan Akhir Pemerintah

×

Prabowo Tegaskan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Kinclong Bukan Tujuan Akhir Pemerintah

Sebarkan artikel ini


Jumat, 14 Agustus 2026 – 10:53 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan capaian investasi Indonesia harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.


img_title


Prabowo Ungkap Gaji Hakim Yunior Naik 280 Persen, Penghasilan Ketua MA RI Lebih Tinggi dari Singapura

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, Jumat, 14 Agustus 2026 . Menurutnya, Indonesia tetap dapat mencapai pertumbuhan ekonomi dan investasi yang solid di tengah ketidakpastian global.

“Tetapi saya tegaskan di Majelis ini: Bagi saya, pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan saya adalah kesejahteraan rakyat,” ujarnya.


img_title


Ketua DPD Puji Prabowo-Gibran, Sebut Kompak Perkuat Martabat Bangsa

Dari sisi investasi, realisasi investasi mencapai Rp1.010 triliun dan menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja pada semester I 2026. Sementara itu, Indonesia juga mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen secara tahunan pada periode yang sama.

Namun, menurutnya, angka-angka tersebut bukanlah capaian akhir. Setiap rupiah investasi dan pertumbuhan ekonomi harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


img_title


Prabowo Pamer Capaian Pimpin RI Selama 21 Bulan: Masalah Rumit Mulai Kita Selesaikan

“Setiap Rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan. Setiap kebijakan harus memperbaiki kehidupan rakyat. Itulah orientasi Pemerintah yang saya pimpin,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia meyakini bahwa pemerintah dapat mencapai pertumbuhan ekonomi tersebut berkat kebijakan yang tepat. Ia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin solid hingga akhir tahun.

“Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen,” tutup dia.

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Tak Akan Impor Solar per 1 Juli, Klaim Kebijakan B50 Sukses Bikin Hemat Devisa Rp170 T

Prabowo menyebut Indonesia mulai memproduksi diesel B50 dan sejak 1 Juli 2026 tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri. Hal itu dinilai bisa menghemat Rp170 T devisa.

img_title

VIVA.co.id

14 Agustus 2026





Source link