Nasional

AS Jatuhkan Sanksi Ekonomi ke Iran Targetkan Lima Sektor, Ini Daftarnya

×

AS Jatuhkan Sanksi Ekonomi ke Iran Targetkan Lima Sektor, Ini Daftarnya

Sebarkan artikel ini


Selasa, 25 Agustus 2026 – 10:19 WIB

Jakarta, VIVA – Amerika Serikat  mengeluarkan sanksi baru terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut. Sektor tersebut adalah penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital.


img_title


Bank Sinarmas Lakukan Ini Genjot Penerapan Ekonomi Sirkular

“Keputusan sanksi sektoral baru yang dikeluarkan hari ini menargetkan lima jalur kehidupan paling vital Iran yang dimanfaatkannya di negara-negara lain, yakni aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran,” kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam konferensi pers, pada Senin, 24 Agustus 2026 waktu setempat, dikutip dari Sputnik.

Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 60 entitas, individu, dan kapal terkait Iran, tambahnya.


img_title


Trump Sesumbar Iran di Ambang Kolaps, AS Siapkan Sanksi Ekonomi Terbesar

Sebelumnya, Minggu (23/8), Bessent mengatakan dalam sebuah artikel opini di Financial Times bahwa AS, berkat peluncuran operasi ekonomi terhadap Iran, telah memasuki tahap akhir konfliknya dengan negara tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan peluncuran operasi ekonomi terhadap Iran pada Kamis (20/8) dan menyebutnya sebagai isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.


img_title


‘Economic D-Day’ untuk Iran Dimulai

Trump juga mendesak negara sekutu AS untuk bergabung dengan AS. Namun, Trump sebelumnya menyatakan bahwa peralihan strategi perang ekonomi melawan Iran itu tidak berarti AS mengesampingkan opsi militer apa pun.

Ketegangan antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan menyerang pihak lawan.

Pada pertengahan Juni lalu, Iran dan AS telah menandatangani nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan. Namun, tak lama kemudian, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan.

Konflik tersebut hingga kini belum terselesaikan. Meskipun demikian, kedua pihak tidak sedang bertempur secara langsung, sementara AS mengandalkan tekanan ekonomi terhadap Iran. (Ant)

Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Rio Capella (tengah)

Hanura Minta Pelaku Karhutla Diberi Sanksi Tegas: Merugikan Bangsa dan Negara Lain!

Rio mengaku prihatin karhutla di Indonesia, kerap berdampak terhadap negara tetangga. Bahkan, asap karhutla menyebabkan sejumlah sekolah di Malaysia diliburkan.

img_title

VIVA.co.id

25 Agustus 2026





Source link