Sabtu, 29 Agustus 2026 – 12:49 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta adanya transformasi pesantren lewat penguatan pendidikan.
Sebab, dia menilai pesantren memiliki pengaruh langsung terhadap masyarakat sekitar.
“Pesantren dilahirkan untuk menjadi pusat kajian dan ilmu pengetahuan, bukan sekadar tempat mengaji,” kata Cak Imin dikutip Sabtu (29/8/2026).
“Pesantren harus terus-menerus menyadari kewajibannya untuk memosisikan diri sebagai pusat ilmu pengetahuan,” lanjutnya.
Cak Imin mengaku telah menyampaikan hal tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan pendidikan pesantren dapat menjadi salah satu pemutus rantai kemiskinan di Indonesia.
“Saya bilang kepada Pak Presiden, salah satu pintu untuk mengatasi kemiskinan adalah pesantren,” ungkap Cak Imin.
“Salah satu cara mengatasi kemiskinan adalah melalui pendidikan. Pendidikan adalah pemutus mata rantai kemiskinan yang paling cepat,” sambungnya.
Lebih lanjut, Cak Imin menyebut penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan ekonomi digital dapat dilakukan di pendidikan pesantren.
tvOnenews/Syifa Aulia
Bukunya Dibedah Tuntas, Sosok Tiga Kiai Besar di Balik Kepemimpinan Cak Imin Disorot
Suluh Nahdliyin menggelar diskusi buku Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Meneladani Kepemimpinan 3 Kiai: KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri.
VIVA.co.id
29 Agustus 2026






