Nasional

Grup Chat ‘Add People as Much as You Can’ Diduga Libatkan Pelajar, Polisi Koordinasi dengan Sekolah

×

Grup Chat ‘Add People as Much as You Can’ Diduga Libatkan Pelajar, Polisi Koordinasi dengan Sekolah

Sebarkan artikel ini


Rabu, 2 September 2026 – 03:36 WIB

VIVA – Sebuah grup WhatsApp yang diduga beranggotakan sejumlah siswa dari salah satu sekolah swasta menjadi perhatian setelah percakapan di dalamnya diketahui oleh orang tua siswa.


img_title


Awal Mula Grup Chat LGBT Terbongkar, Tak Sengaja Invite Bapak Sendiri

Grup chat tersebut memiliki nama yang cukup mencolok, yakni ‘Add people as much as you can’. Keberadaannya terungkap setelah seorang siswa diduga mengundang ayahnya sendiri ke dalam grup secara tidak sengaja.

Salah satu orang tua siswa, Yuda Fajrin, mengatakan sang ayah kemudian membaca percakapan yang berlangsung di dalam grup tersebut.


img_title


Geger! Grup WhatsApp Diduga Diisi Anak Sekolah, Ada Voting ‘Are You Gay, Lesbian?’

“Intinya singkat ceritanya ada anaknya temenku itu ke-invite ke grup itu. Karena sesuai dengan nama grupnya ‘Add people as much as you can’, dia main asal invite yang ke-invite Bapaknya. Alhasil Bapaknya jadi ngebaca percakapan di dalam grup itu,” ungkap Yuda, dalam keterangannya, Selasa 1 September 2026.

Menurut Yuda, percakapan di dalam grup tidak seluruhnya membahas LGBT. Ia menyebut ada pula anggota yang saling mengirim stiker dan membahas berbagai hal lainnya.


img_title


2 Pelajar Jadi Tersangka Penganiayaan Siswa SMA di Aceh

Namun, terdapat bagian percakapan yang membahas LGBT, termasuk sebuah voting mengenai orientasi seksual.

“Nah mostly percakapannya ini tentang ada sedikit kirim-kiriman stiker, habis itu ada pembahasan tentang LGBT termasuk juga ada voting pertanyaan ‘Are you gay, lesbian, straight or others?’ Intinya seperti itu,” jelasnya.

Temuan tersebut kemudian menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua. Yuda berharap keberadaan grup tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut sehingga diketahui konteks dan tujuan pembentukannya.

“Nah ini moga dicek yang udah pegang WA anaknya hati-hati karena grupnya lagi coba mau diinvestigasi. Takutnya ini sebenarnya antara grup liberal LGBT gitu atau grup yang sifatnya endingnya bisa jadi nanti pedofilia, enggak ada yang tahu. Jadi lagi pengen coba diinvestigasi. Coba tolong dicek,” lanjutnya.

Informasi mengenai grup tersebut kini telah mendapat perhatian Polda Metro Jaya. Polisi memastikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui fakta di balik percakapan yang beredar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan penyelidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Reserse PPA-PPO Polda Metro Jaya.

Halaman Selanjutnya

Tak hanya melakukan pendalaman terhadap informasi yang beredar, kepolisian juga akan menggandeng pihak sekolah sebagai bagian dari langkah pencegahan.

Halaman Selanjutnya





Source link