Selasa, 8 September 2026 – 08:44 WIB
Jakarta, VIVA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan ada potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat pada hari ini di sejumlah wilayah. Masyarakat di wilayah Aceh dan Sumatera Utara diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi hal tersebut.
Prakirawan BMKG Miftah Ali menyampaikan bahwa potensi peningkatan pertumbuhan awan hujan dipicu oleh pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi di beberapa wilayah Indonesia.
“Daerah konvergensi memanjang dari perairan barat Aceh hingga pesisir barat Aceh, Laut Flores, Laut Arafuru, Laut Banda, serta Papua Tengah hingga Papua. Sementara konfluensi teramati di Selat Malaka bagian utara, Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, hingga utara Papua,” ujar Miftah melalui siaran pembaruan informasi cuaca di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.
Untuk wilayah kota-kota besar di Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan potensi hujan petir terjadi di Tanjung Selor. Hujan dengan intensitas ringan berpeluang turun di Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Sementara itu, wilayah Banda Aceh, Jakarta, Serang, dan Surabaya diprediksi cerah berawan hingga berawan tebal. Fenomena udara kabur berpotensi menyelimuti Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, dan Samarinda, serta potensi asap/kabut di Padang.
Di Indonesia bagian timur, hujan sedang diprakirakan terjadi di Nabire, sedangkan hujan ringan berpotensi mengguyur Mamuju, Palu, Sorong, dan Jayawijaya.
Kota Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Manado, Ambon, hingga Jayapura diprediksi cerah berawan hingga berawan tebal, serta potensi udara kabur di Merauke. (Ant)
BMKG: Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di 4 Bandara Terdampak Termasuk Soekarno-Hatta
BMKG melaporkan bahwa berdasarkan hasil pengamatan, partikel abu vulkanik di 4 bandara yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau telah menunjukkan hasil negatif.
VIVA.co.id
7 September 2026






