Selasa, 8 September 2026 – 17:28 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mendukung rencana yang dilontarkan Presiden RI Prabowo Subianto agar Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Geologi digabung.
“Kami prinsip mendukung, ya, karena sifat koordinasi yang paling nyaman di pemerintah itu seperti apa. Kami sifatnya kan menerima,” kata Lasarus kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 8 September 2026.
Lasarus mengatakan pengintegrasian kedua badan itu dapat mengefektifkan kinerja lembaga dalam penanganan bencana.
Dia menilai koordinasi akan lebih mudah jika BMKG dan Badan Geologi, yang saat ini berada di bawah Kementerian ESDM, disatukan.
“Geologi mengamati aktivitas gunung berapi. Dampak dari letusan itu BMKG juga punya instrumen. Peralatan dan sumber daya manusia yang terkait dengan geologi juga ada di BMKG. Saya setuju kalau itu digabungkan. Lebih efektif dan efisien dari sisi komunikasi,” tutur dia.
Jika nantinya pemerintah menyeriusi wacana pengintegrasian itu, Lasarus berpesan agar persoalan personel dan administratif kenegaraan di antara kedua badan harus dipastikan rampung terlebih dahulu.
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto mempertimbangkan agar Badan Geologi dan BMKG diintegrasikan guna memantau potensi bencana di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas (ratas) penanganan bencana secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin, 7 September 2026.
Dalam ratas tersebut, Prabowo menilai usaha pemerintah memitigasi bencana di Tanah Air sudah maksimal. Dia pun berjanji pemerintah terus memantau potensi bencana termasuk erupsi Gunung Berapi.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mempertimbangkan agar dua lembaga yakni Badan Geologi dan BMKG diintegrasikan.
“Kepala Badan Geologi nanti saya kira kerja sama lebih erat dengan yang lain untuk monitor ini. Nanti kita pikirkan apakah Badan Geologi itu harus diintegrasikan bersama BMKG. Tapi ya nanti kita bahas itu,” kata Prabowo.
Isu AHY Maju Pilpres 2029, Jubir Gerindra: Tiap Partai Punya Kebebasan, Kita Tak Bisa Larang
Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong menegaskan partainya memberikan kebebasan kepada parpol manapun untuk menentukan arah politik jelang Pilpres 2029.
VIVA.co.id
8 September 2026






