Nasional

Houthi Luncurkan Serangan Drone ke Riyadh, Bagaimana Situasi Keamanan Arab Saudi?

×

Houthi Luncurkan Serangan Drone ke Riyadh, Bagaimana Situasi Keamanan Arab Saudi?

Sebarkan artikel ini


Sabtu, 26 September 2026 – 09:14 WIB

VIVA –Konflik antara kelompok pemberontak, Houthi dengan Arab Saudi kembali terjadi. Sabtu pagi ini, koalisi yang dipimpin Arab Saudi di Yaman mengatakan dua rudal balistik dan dua drone diluncurkan Houthi menuju wilayah Arab Saudi. Namun serangan terebut berhasil dicegat oleh militer Arab Saudi. 


img_title


Houthi Serang Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu

Melalui unggahan di X, koalisi menyebut dua rudal tersebut mengarah ke Khamis Mushait, sementara dua drone menuju ibu kota Riyadh. Koalisi mengatakan masih memantau ancaman rudal dan drone yang diluncurkan ke wilayah Arab Saudi, tetapi tidak memberikan informasi lebih lanjut.

Sementara itu, pertahanan sipil Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan pada malam hari untuk wilayah Khamis Mushait dan Abha. Namun, tidak ada peringatan yang dikeluarkan untuk Riyadh.


img_title


Memanas! Houthi Lancarkan 6 Rudal Balistik ke Arab Saudi, Targetkan Taif dan Yanbu, Begini Kondisi Terkini

Melansir laman Reuters, kelompok Houthi telah melancarkan serangkaian serangan ke Arab Saudi sejak menyatakan blokade laut terhadap Riyadh pada Juli lalu. Serangan tersebut menyasar kapal-kapal Arab Saudi di Laut Merah.

Serangan Houthi juga menyasar sejumlah kota di Arab Saudi, infrastruktur energi, dan jalur pelayaran. Kondisi ini menambah tekanan terhadap pasokan minyak dunia yang sebelumnya terganggu akibat perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.


img_title


Mekkah hingga Jeddah Dapat Peringatan Potensi Serangan, Begini Kondisi Terkini Arab Saudi

Situasi tersebut juga meningkatkan risiko terhadap jalur Laut Merah yang menjadi rute alternatif utama bagi ekspor negara-negara Teluk, terutama ketika lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz masih sebagian besar terhambat.

Beberapa jam sebelumnya, para kepala militer Arab Saudi serta negara-negara sekutunya, Pakistan dan Turki, menggelar pertemuan di ibu kota Riyadh untuk membahas berbagai ancaman yang dihadapi Arab Saudi.

Ketiga negara tersebut menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah pada bulan lalu. Dalam perjanjian itu, mereka sepakat bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh negara anggota.

Mereka mengatakan perjanjian tersebut bertujuan memperkuat daya tangkal bersama serta meningkatkan kerja sama militer.

Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, pada Sabtu pagi mengatakan dirinya telah menegaskan kepada Kepala Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, bahwa kedua negara akan terus bekerja sama menghadapi serangan terhadap Arab Saudi sesuai dengan perjanjian tersebut.

Konvoi kendaraan militer Arab Saudi

Usai Serangan Houthi, Kepala Staf Militer Arab Saudi, Turki, Pakistan Gelar Rapat Darurat, Bagaimana Kondisi Terkini?

Kepala staf militer Arab Saudi, Turki, dan Pakistan disebut akan menggelar pertemuan militer darurat menyusul dengan serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi.

img_title

VIVA.co.id

25 September 2026





Source link