Minggu, 4 Oktober 2026 – 04:10 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026) silam. Di antara nama yang masuk dalam jajaran tersebut, terdapat sejumlah pengusaha yang selama ini dikenal melalui kiprahnya di dunia bisnis.
Tiga nama yang mencuri perhatian dari kalangan pengusaha adalah Jusuf Hamka, Dato’ Sri Tahir, dan Chairul Tanjung. Ketiganya memiliki latar belakang bisnis yang berbeda, mulai dari pembangunan infrastruktur dan jalan tol hingga kelompok usaha dengan portofolio yang luas.
Selain rekam jejak di dunia usaha, besaran harta kekayaan yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN juga menjadi bagian yang menarik perhatian. Dari data yang tersedia, ada anggota yang memiliki harta tercatat hingga lebih dari Rp9 triliun.
Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dihimpun Viva pada Minggu (4/10/2026).
1. Dato’ Sri Tahir
Dato’ Sri Tahir merupakan pendiri Mayapada Group yang telah lama dikenal sebagai salah satu pengusaha nasional. Kelompok usaha yang dibangunnya memiliki bisnis di sejumlah sektor, termasuk jasa keuangan dan kesehatan.
Tahir bukan pertama kali berada di lingkungan Wantimpres. Ia kembali dipercaya menjadi anggota lembaga tersebut dan dilantik bersama 25 tokoh lainnya pada 2 Oktober 2026.
Dalam LHKPN yang terakhir dilaporkan ketika masih menjabat sebagai anggota Wantimpres, Tahir tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp9.354.883.428.084 atau sekitar Rp9,35 triliun.
Angka tersebut menjadi salah satu nilai kekayaan terbesar yang tercatat dalam daftar LHKPN anggota Wantimpres. Namun, perlu ditekankan, bahwa angka tersebut merupakan nilai yang dilaporkan pada 2025, bukan saat pelantikan di 2026.
2. Chairul Tanjung
Pengusaha berikutnya adalah Chairul Tanjung, pendiri CT Corp. Kelompok usaha tersebut menaungi bisnis di sejumlah bidang, sehingga nama Chairul Tanjung telah lama dikenal dalam peta bisnis nasional. Selain perjalanan panjang sebagai pengusaha, Chairul Tanjung juga pernah masuk ke pemerintahan.
Chairul Tanjung, Arahan Presiden RI Prabowo Subianto di depan para pengusaha
Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada 2014. Kini, ia kembali mendapat posisi di lingkar pemerintahan sebagai anggota Wantimpres. Chairul Tanjung dilantik bersama 25 anggota lainnya pada 2 Oktober silam.
Halaman Selanjutnya
Berdasarkan LHKPN yang tercatat, laporan terakhir Chairul Tanjung disampaikan pada 31 Oktober 2014 ketika menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Saat itu, total harta yang dilaporkan mencapai Rp7.487.982.516.300 atau sekitar Rp7,49 triliun.






