Nasional

Hujan Deras Picu Banjir Bandang di 3 Negara, 4 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

×

Hujan Deras Picu Banjir Bandang di 3 Negara, 4 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

Sebarkan artikel ini


Rabu, 14 Oktober 2026 – 15:15 WIB

Jakarta, VIVA – Hujan deras memicu banjir bandang dan menimbulkan korban jiwa di sejumlah negara Timur Tengah dan Afrika Utara. Sebanyak empat orang, termasuk dua anak-anak, meninggal dunia dalam insiden terkait cuaca ekstrem di Suriah, Libya, dan Yordania pada Selasa (13/10/2026).


img_title


Cegah Banjir Bandang di Solok, Kementerian PU Pasang EWS dan Bangun Sabo Dam

Selain menelan korban jiwa, hujan deras juga menyebabkan permukiman terendam, merusak bangunan dan kendaraan, serta mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah otoritas setempat mengeluarkan peringatan cuaca dan mengambil langkah darurat untuk mengurangi risiko bencana lanjutan.

Di Suriah, dua anak dilaporkan terseret arus banjir di wilayah Maadan, Provinsi Raqqa. Stasiun televisi Al-Ikhbariya Suriah melaporkan insiden tersebut dengan mengutip keterangan otoritas setempat.


img_title


Selain Yordania, Ini Calon Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026

Peristiwa itu terjadi setelah pihak berwenang memperingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah timur laut Suriah. Peringatan tersebut mencakup Provinsi Raqqa, Deir ez-Zor, dan Hasakah yang menghadapi ancaman hujan deras dan banjir.

Banjir Rendam Permukiman di Libya


img_title


Banjir Bandang di Nepal Hanyutkan 40 Rumah, Jembatan hingga Proyek Pembangkit Listrik

Di Libya, seorang pegawai bank meninggal dunia akibat tersengat listrik saat dalam perjalanan menuju tempat kerja di tengah hujan deras di ibu kota Tripoli. Informasi tersebut disampaikan Bank Jumhouria milik negara.

Hujan deras menyebabkan sejumlah kawasan permukiman terendam air serta merusak bangunan dan kendaraan. Perusahaan air dan sanitasi nasional Libya menyatakan curah hujan yang turun telah melampaui kapasitas sistem drainase kota.

Kondisi tersebut mendorong pengerahan tim tanggap darurat. Bulan Sabit Merah Libya mengirimkan tim untuk membantu penanganan dampak banjir, sementara pemerintah kota Souq al-Jumaa di Tripoli menetapkan wilayahnya sebagai daerah bencana dan meminta bantuan segera dari pemerintah.

Pihak berwenang juga memutus aliran listrik di sejumlah kawasan terdampak sebagai langkah pencegahan terhadap risiko keselamatan. Sementara itu, Universitas Tripoli menunda pelaksanaan ujian hingga Kamis akibat kondisi cuaca yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Gangguan tersebut menunjukkan dampak hujan deras tidak hanya terbatas pada genangan air, tetapi juga menyentuh layanan publik dan kegiatan pendidikan.

Korban Terseret Banjir di Yordania

Di Yordania, tim penyelamat menemukan jenazah seorang pria berusia 23 tahun yang terseret banjir bandang di Distrik Ruwaished, wilayah timur negara tersebut. Informasi itu disampaikan Direktorat Keamanan Publik Yordania.

Halaman Selanjutnya

Pihak berwenang mengimbau masyarakat menghindari kawasan yang rawan banjir. Imbauan dikeluarkan di tengah hujan deras dan badai petir yang masih mengancam sejumlah wilayah di negara tersebut.

Halaman Selanjutnya





Source link