Nasional

Usai Como Bantai Manchester United 4-1, Cesc Fabregas Menyesal

×

Usai Como Bantai Manchester United 4-1, Cesc Fabregas Menyesal

Sebarkan artikel ini


Jumat, 23 Oktober 2026 – 14:02 WIB

Jakarta, VIVA – Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku kecewa dan menyesali keputusannya yang meminta para pemain menurunkan tempo permainan pada 10 menit terakhir, usai timnya menaklukkan Manchester United dengan skor 4-1 pada laga Liga Champions 2026-2027 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026).


img_title


5 Calon Pengganti Michael Carrick di Manchester United

Instruksi tersebut dinilai memberikan celah bagi tim tamu untuk mencetak gol hiburan melalui Joshua Zirkzee pada masa injury time.

Dalam pertandingan tersebut, Como tampil sangat dominan dan sempat memimpin empat gol tanpa balas lewat aksi dua gol Nico Paz, serta masing-masing satu gol dari Tasos Douvikas dan Jacobo Ramón. Namun, keunggulan bersih itu tercederai oleh gol balasan Manchester United menjelang peluit panjang dibunyikan.


img_title


Klub Orang Kaya Indonesia Bikin MU Berantakan: Pemain Ribut, Michael Carrik Terancam Dipecat

Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas

Fabregas mengakui bahwa keputusan untuk mengendurkan tekanan murni berasal dari dirinya. Pelatih asal Spanyol itu mulai memikirkan rotasi dan stamina pemain jelang laga lanjutan liga domestik melawan Sassuolo pada Sabtu (24/10/2026), sehingga menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih tenang di penghujung laga.


img_title


Calvin Verdonk Semprot Kelemahan Lille usai Dibungkam Galatasaray di Liga Champions

“Secara taktis, menurut saya tim memainkan pertandingan yang cukup baik. Saya menyesali mungkin 10 menit terakhir, saat saya sendiri yang meminta tim untuk menurunkan tempo karena ada pertandingan lain yang menanti. Mungkin dengan keunggulan 4-0, mereka bisa saja melakukan sesuatu yang lebih,” kata Fabregas, dilansir dari ESPN, Jumat (23/10/2026).

Selain meminta tim menurunkan irama permainan, Fabregas juga menyoroti instruksi khususnya kepada penyerang Tasos Douvikas menjelang akhir laga untuk mengurangi pergerakan agresif dan tetap berada di area tengah. Langkah ini dinilainya berlawanan dengan filosofi permainan yang selalu ia tanamkan.

“Saya meminta Tasos Douvikas untuk tidak berlari lagi dan tetap berada di tengah. Mungkin itulah yang saya sesali, karena saya adalah orang pertama yang selalu mendorong tim untuk terus berjuang hingga akhir. Gol itu sungguh mengecewakan bagi saya,” tambah mantan pemain timnas Spanyol tersebut.

Meski diwarnai kekecewaan sang pelatih, kemenangan 4-1 ini tetap menjadi catatan impresif bagi Como, dengan Nico Paz yang tampil menonjol dan menyabet penghargaan pemain terbaik. Di sisi lain, kekalahan telak ini semakin menambah tekanan bagi jajaran kepelatihan Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick.

Wayne Rooney saat menangani Birmingham City

Wayne Rooney Bongkar Sifat Asli para Pemain Manchester United

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik keras terhadap para pemain Setan Merah di tengah situasi sulit yang sedang melanda klub. Dia menilai sejumlah

img_title

VIVA.co.id

23 Oktober 2026





Source link