Senin, 2 November 2026 – 22:00 WIB
Jakarta, VIVA – Madura United, tercatat sebagai tim yang paling sedikit terjebak dalam perangkap offside di ajang Super League 2026/2027. Berdasarkan data hingga pekan kedelapan kompetisi, Madura United baru mengoleksi empat kali offside.
Jumlah tersebut menjadi catatan paling minim dibandingkan 17 tim peserta Super League lainnya musim ini. Sebagai perbandingan, Java United tercatat sebagai tim yang paling sering terperangkap offside dengan total 18 kali.
Disiplin dan ketepatan pergerakan lini serang Madura United membuat mereka kerap lolos dari jebakan offside lini belakang lawan, sehingga sering mendapati peluang berhadapan langsung satu lawan satu dengan penjaga gawang.
Sejumlah peluang matang tersebut terbukti sukses dikonversi menjadi gol, seperti yang dicetak oleh Dimitar Mitkov saat menghadapi Persijap Jepara serta Danilo Santacruz ketika melawan PSS Sleman.
Menanggapi catatan impresif timnya, pelatih Madura United, Jose Gomes, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari pelaksanaan game plan yang matang serta hasil kerja keras para pemain di sesi latihan.
“Kami juga latihan terkait itu. Tapi juga ada kecerdasan pemain dan timing tentunya antara pemain melepaskan umpan dengan pergerakan pemain lain untuk eksploitasi pertahanan kosong lawan,” ujar Jose Gomes, Senin (2/11/2026).
Juru taktik asal Portugal tersebut berharap skuad Laskar Sape Kerrab dapat terus menjaga konsistensi dalam menjalankan instruksi taktik di lapangan demi mengamankan hasil positif pada setiap pertandingan berikutnya.
Berkat performa yang kompetitif tersebut, saat ini klub berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut nangkring di peringkat kelima klasemen sementara Super League 2026/2027. Mereka mengantongi total 16 poin dari delapan pertandingan yang telah dilakoni, dengan rincian lima kali meraih kemenangan, sekali hasil imbang, dan dua kali menelan kekalahan.
Punya 11 Pemain Asing, Persib Bandung Hanya Bisa Daftarkan 3 Nama di League Cup
League Cup 2026/2027 mulai digelar 3 November. Regulasi pembatasan 3 pemain asing berpotensi merugikan Persib Bandung yang memiliki 11 pilar asing di skuad utama.
VIVA.co.id
2 November 2026






