Nasional

Tiga Prajurit TNI Gugur Saat Padamkan Karhutla di Kalteng, Kepala BNPB Sampaikan Duka Mendalam

×

Tiga Prajurit TNI Gugur Saat Padamkan Karhutla di Kalteng, Kepala BNPB Sampaikan Duka Mendalam

Sebarkan artikel ini


Kamis, 5 November 2026 – 11:51 WIB

Jakarta, VIVA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dalam operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.


img_title


Helikopter Mi-17V5 TNI Jatuh saat Ambil Air untuk Padamkan Karhutla, 1 Tewas dan 2 Masih Hilang

Ketiga prajurit tersebut gugur setelah helikopter Mi-17V5 milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu, 4 November 2026.

Kristomei menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada para petugas yang masih menjalankan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.


img_title


BNPB Beberkan Penyebab Utama Karhutla di Klaten

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga orang prajurit TNI dalam operasi penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah kemarin,” kata Kristomei kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 5 November 2026.

Menurutnya, para petugas yang terlibat dalam operasi penanggulangan karhutla membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut penting agar upaya pemadaman dan penanganan kebakaran dapat berjalan dengan baik.


img_title


Musim Hujan Segera Tiba! BNPB Ingatkan Masyarakat Siap Siaga Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

BNPB Ajak Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

Selain menyampaikan belasungkawa, Kristomei mengingatkan masyarakat agar turut berperan dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengajak masyarakat untuk membantu dan mendukung petugas yang saat ini bekerja di lapangan dalam menangani karhutla.

“Saya juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Indonesia, mari sama-sama kita bantu, mari sama-sama kita dukung saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan tugas dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” ujar dia.

Kristomei menegaskan, salah satu bentuk dukungan nyata masyarakat adalah tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

Menurutnya, aktivitas pembakaran dapat menghambat upaya penanganan karhutla yang sedang dilakukan petugas. Karena itu, pencegahan kebakaran perlu menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat dan petugas penanggulangan bencana.

Imbauan tersebut disampaikan di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah yang melibatkan personel TNI dan unsur terkait lainnya.

Helikopter Mi-17V5 Jatuh Saat Misi Water Bombing

Sebelumnya, TNI Angkatan Darat mengerahkan personel untuk mengevakuasi delapan orang kru helikopter yang mengalami kecelakaan ketika menjalankan operasi pemadaman karhutla di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu, 4 November 2026.

Halaman Selanjutnya

Berdasarkan siaran pers resmi TNI AD, kecelakaan melibatkan Helikopter Mi-17V5 milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Halaman Selanjutnya





Source link