Nasional

PMI Ilegal Asal Cililin Diduga Disekap di UEA, Kondisinya Kini Selamat

×

PMI Ilegal Asal Cililin Diduga Disekap di UEA, Kondisinya Kini Selamat

Sebarkan artikel ini


Minggu, 8 November 2026 – 21:30 WIB

Bandung, VIVA – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat memastikan pekerja migran Indonesia (PMI) berasal dari Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Sri Nurhaida Pratiwi, yang diduga disekap di Uni Emirat Arab (UEA) telah ditemukan selamat.


img_title


DPR Sorot Rencana Impor 30 Juta Barel Minyak dari UEA, Ini yang Perlu Dikaji Pemerintah

Kepala UPTD Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) PMI Disnakertrans Jawa Barat Yanu Krisdiyan mengatakan, Sri saat ini telah berada dalam kondisi aman dan mendapat penanganan dari instansi terkait.

“(PMI berasal dari Cililin) Sudah dalam kondisi selamat baik dan aman,” kata dia melalui pesan singkat di Bandung, Minggu (8/11/2026).


img_title


Diduga Tidak Diberi KTP untuk Pinjol, Pria di Bandung Tega Sekap dan Aniaya Pacarnya

Ia mengatakan Sri tidak mengalami luka fisik akibat dugaan penyekapan tersebut. Namun, pekerja migran itu diperkirakan masih mengalami trauma setelah peristiwa yang dialami.

“Kalau rasa takut mungkin ada,” ujarnya.


img_title


Timnas Indonesia Masuk Pot 3, Ini Calon Lawan yang Berpeluang Dihadapi di Babak Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030

Ia menjelaskan pemulangan Sri akan dilakukan setelah proses pemeriksaan dan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap pihak keluarga selesai dilakukan oleh kepolisian.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat karena terdapat dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam proses keberangkatan maupun penempatan Sri di luar negeri.

“Segera dikembalikan ke keluarga setelah proses BAP selesai,” katanya.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan proses pemulangan Sri berjalan lancar serta memberikan pendampingan hingga pekerja migran tersebut kembali ke keluarganya.

Sebelumnya, Sri diketahui terlacak berada di wilayah Ajman, UEA, setelah keluarga kehilangan komunikasi dengannya. Komunikasi terakhir berlangsung melalui panggilan video WhatsApp pada Senin (12/10/2026).

Dalam komunikasi tersebut, Sri terlihat berada di ruangan tertutup bersama seseorang yang belum diketahui identitasnya. Saat itu, Sri mengaku sedang disekap.

Tidak lama setelah panggilan video berakhir, keluarga menerima pesan suara dari nomor tidak dikenal yang menyampaikan bahwa Sri berada dalam kondisi baik. Namun, keluarga belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

Berdasarkan penelusuran melalui Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI), tidak ditemukan data penempatan ke UEA atas nama Sri sehingga keberangkatannya diduga dilakukan secara non-prosedural. (Ant)

Dua perempuan berjalan di kompleks Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (foto ilustrasi). - AFP/Getty Images

Astaghfirullah! Di Tengah Larangan Islam Negara Muslim Ini Legalkan Judi, Jackpot Rp24 Miliar Jadi Sorotan

Keputusan ini cukup menyita perhatian karena UEA merupakan negara yang menjadikan Islam sebagai agama resmi dan selama ini dikenal memiliki aturan ketat terkait judi.

img_title

VIVA.co.id

31 Oktober 2026





Source link