Minggu, 16 November 2025 – 01:00 WIB
Jakarta, VIVA – Beragam peristiwa menarik tengah menyita perhatian pembaca VIVA, khususnya di kanal Sport. Sejumlah artikel menjadi sorotan.
Sepanjang Sabtu, 15 November 2025, artikel tentang sederet Atlet Top Indonesia memilih menjadi mualaf dan kisah-kisah reflektifnya, sampai Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) yang ingin fokus membangun ekosistem olahraga Indonesia menuju era baru, sebagai perwujudan dari Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Berikut sederet artikel terpopuler di VIVA Sport:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) saat ini sedang fokus membangun ekosistem olahraga Indonesia menuju era baru, sebagai perwujudan dari Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Di bawah komando Menpora Erick Thohir, Kemenpora kini tidak hanya bicara mengenai raihan prestasi, tetapi juga memaksimalkan kekuatan sport tourism atau wisata olahraga dan sport industri atau industri olahraga sebagai sumber pendapatan bagi negara, yang akan menggerakkan roda perekonomian dan mensejahterakan kehidupan masyarakat.
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, akan segera tampil di babak semifinal Kumamoto Masters 2025. Laga penentuan menuju final itu digelar pada Sabtu (15/11/2025) di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang.
Gregoria dijadwalkan turun di court 1 sebagai partai kelima, atau tampil setelah duel ganda putra antara pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae melawan duet Taiwan Chiu Hsiong Chieh/Wan Chi Lin selesai. Di semifinal nanti, Gregoria akan berhadapan dengan unggulan ketujuh asal Taiwan, Chiu Pin-Chian, yang sebelumnya memulangkan kompatriotnya, Huang Yu-Hsun, lewat pertarungan tiga gim 18-21, 21-15, 21-17.
Ketua Umum PB Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Laksamana Madya TNI (Purn) Agus Setiadji, angkat bicara mengenai isu dualisme organisasi kempo yang sempat mencuat di Tanah Air. Ia memastikan bahwa World Shorinji Kempo Organization (WSKO) hanya mengakui Perkemi sebagai satu-satunya wadah resmi kempo Indonesia.
Halaman Selanjutnya
“Kami tidak punya dualisme karena di WSKO itu yang diakui cuma satu, Perkemi,” ujar Agus saat menghadiri Kejuaraan Shorinji Kempo Veteran Open di Gor Universitas Indonesia (UNJ), Sabtu, 15 November 2025. Agus menambahkan bahwa pihak yang sebelumnya sempat muncul dan diklaim sebagai organisasi tandingan kini sudah tidak lagi aktif.






