Selasa, 3 November 2026 – 19:02 WIB
Jakarta, VIVA – Akun Google yang terhubung ke HP menyimpan banyak informasi pribadi, mulai dari email, foto, dokumen, kontak, hingga data yang tersinkronisasi dengan berbagai aplikasi. Jika akun tersebut diakses orang lain tanpa izin, sebagian informasi itu berpotensi ikut terpapar.
Salah satu langkah sederhana untuk menjaga keamanan adalah memeriksa daftar perangkat yang terhubung ke akun Google. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat perangkat yang sedang atau baru-baru ini masuk ke akun, sekaligus mengeluarkan perangkat yang tidak dikenal.
Google, dikutip VIVA Selasa, (03/11/2026), juga menyediakan notifikasi keamanan untuk membantu pengguna mengenali aktivitas masuk yang mencurigakan. Karena itu, jangan abaikan peringatan tentang perangkat baru, perubahan kata sandi, atau perubahan informasi pemulihan yang tidak pernah dilakukan sendiri.
Meski demikian, perangkat asing yang muncul belum tentu berarti HP sedang disadap. Bisa saja itu merupakan perangkat lama, sesi browser berbeda, atau aktivitas masuk yang sebelumnya dilakukan oleh pemilik akun.
1. Ada Perangkat yang Tidak Dikenali
Tanda pertama yang perlu diperiksa adalah munculnya HP, komputer, atau tablet yang tidak pernah digunakan untuk masuk ke akun Google.
Untuk memeriksanya, buka halaman perangkat Google, masuk ke akun, lalu pilih menu keamanan dan pengelolaan perangkat.
Perhatikan nama perangkat, waktu aktivitas, serta informasi lokasi yang tersedia. Jika menemukan perangkat yang benar-benar tidak dikenal, buka detailnya dan pilih opsi keluar atau Sign out.
Menurut Google, daftar tersebut dapat mencakup perangkat yang aktif dalam beberapa minggu terakhir. Beberapa sesi berbeda juga bisa berasal dari satu perangkat yang sama.
2. Ada Notifikasi Login yang Mencurigakan
Google dapat mengirimkan pemberitahuan ketika akun digunakan untuk masuk dari perangkat baru. Notifikasi biasanya memuat informasi seperti jenis perangkat, waktu, dan perkiraan lokasi.
Jika aktivitas itu bukan milik Anda, jangan menyetujuinya. Gunakan pilihan bahwa aktivitas tersebut bukan dilakukan oleh Anda, kemudian ikuti petunjuk pengamanan akun.
Jangan pula mengeklik tautan dari pesan mencurigakan yang mengaku berasal dari Google. Lebih aman membuka akun secara langsung melalui aplikasi atau situs resmi.
Halaman Selanjutnya
3. Kata Sandi atau Informasi Pemulihan Berubah






