Minggu, 27 September 2026 – 04:01 WIB
VIVA – Hubungan Insanul Fahmi dan Inara Rusli kembali menjadi sorotan setelah mantan istri Insanul, Wardatina Mawa, mengungkap alasan keduanya hingga kini belum meresmikan hubungan mereka.
Menurut Mawa, persoalan tersebut berkaitan dengan proses administrasi setelah perceraiannya dengan Insanul.
Mawa menyebut putusan perceraian mereka memang telah ditetapkan pengadilan pada Juli 2026. Namun, ia mengatakan akta cerai dari pernikahan tersebut belum diambil oleh Insanul.
Hal itu disampaikan Mawa ketika ditanya mengenai kemungkinan Insanul dan Inara meresmikan hubungan mereka dalam pernikahan.
“Udah ada nih ke ketentuannya ya, kalau udah dari pengadilan itu sudah memutuskan udah ketok palu juga dan akta cerainya itu kan belum sama sekali keluar. Jadi menurut aku, ini sepengetahuan aku ya, kalau mereka mau resmi nikah akta cerainya itu harus diambil dulu,” kata Mawa kepada awak media, dikutip Minggu 27 September 2026.
Mawa Singgung Tanggung Jawab Mantan Suami
Mawa kemudian mengungkap hal lain yang menurutnya masih berkaitan dengan proses tersebut.
Ia menyebut Insanul belum mengambil akta cerai. Di sisi lain, Mawa menyinggung adanya tanggung jawab yang harus dipenuhi mantan suaminya berdasarkan keputusan pengadilan.
“Nah sedangkan akta cerainya itu belum diambil sama si laki-laki itu, mantan aku. Aku juga harus ambil dong,” tuturnya.
“Makanya kalau udah akta cerai ya sudah diambil, dia sudah melakukan tanggung jawab dan nominalnya sudah diputuskan ya udah, udah selesai,” urai Mawa.
Mawa kemudian menyebut setelah seluruh ketentuan yang diputuskan pengadilan diselesaikan, tidak ada lagi persoalan dari sisi tersebut.
“Udah selesai mereka ya segera resmi nikah harusnya,” pungkasnya.
Mawa Sebelumnya Keluhkan Nafkah Anak
Pernyataan terbaru Mawa tidak lepas dari persoalan nafkah anak yang sebelumnya sempat ia singgung di media sosial.
Melalui sebuah video di TikTok, Mawa mengaku pembayaran nafkah dari mantan suaminya tidak berjalan lancar. Ia bahkan menyebut nominal nafkah yang diterimanya hanya sekitar Rp3 juta per bulan.
“Mamah tolong Rp3 juta per bulan saja pun nggak lancar mah,” sindir Mawa, beberapa waktu lalu.
Halaman Selanjutnya
Tak berhenti di situ, Mawa juga melontarkan kekesalannya terkait persoalan tersebut.






