Nasional

Aneh tapi Nyata, Ada Negara yang Wajibkan Seat Belt Mobil tapi Tidak Helm Motor

×

Aneh tapi Nyata, Ada Negara yang Wajibkan Seat Belt Mobil tapi Tidak Helm Motor

Sebarkan artikel ini


Minggu, 9 Agustus 2026 – 14:20 WIB

New Hampshire, VIVA – Menggunakan sabuk pengaman saat berkendara mobil menjadi kewajiban di banyak negara. Namun, aturan serupa ternyata tidak selalu berlaku bagi pengendara sepeda motor yang menggunakan helm.


img_title


Eks Tukang Piscok Pocin Jual PCX Korban Mutilasi Depok Cuma Rp9,9 Juta, Uangnya Habis untuk Kebutuhan Harian

Disadur VIVA Otomotif dari SlashGear, Minggu, 9 Agustus 2026, Amerika Serikat menjadi salah satu contoh negara yang memiliki perbedaan aturan tersebut. Hampir seluruh negara bagian mewajibkan pengemudi dan penumpang mobil mengenakan sabuk pengaman, tetapi tidak semuanya mengharuskan pengendara sepeda motor memakai helm.

Bahkan, hanya New Hampshire yang tidak mewajibkan orang dewasa mengenakan sabuk pengaman saat berada di dalam mobil. Meski begitu, negara bagian tersebut tetap memiliki aturan penggunaan sabuk pengaman bagi anak-anak.


img_title


Cristiano Ronaldo Buka-bukaan Isi Garasinya

Sementara untuk helm sepeda motor, penerapannya jauh lebih beragam. Ada negara bagian yang mewajibkan seluruh pengendara mengenakan helm, tetapi ada pula yang hanya mewajibkannya bagi pengendara di bawah usia tertentu atau pemula. Sejumlah negara bagian bahkan membebaskan pengendara dewasa dari kewajiban tersebut.

Perbedaan aturan itu bukan tanpa alasan. Salah satu pertimbangan yang kerap dikemukakan adalah fungsi sabuk pengaman yang tidak hanya melindungi penggunanya, tetapi juga penumpang lain di dalam kendaraan.


img_title


Repaint Helm Pakai Cat Semprot, Sesulit Apa?

Saat terjadi kecelakaan, penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman bisa terlempar dan membahayakan orang lain di dalam kabin. Risiko tersebut dinilai berbeda dengan pengendara motor yang tidak memakai helm, karena dampaknya lebih banyak dirasakan oleh pengendara itu sendiri.

Selain itu, sejarah juga berperan dalam terbentuknya aturan tersebut. Pada akhir 1960-an, pemerintah federal Amerika Serikat sempat mendorong seluruh negara bagian menerapkan aturan wajib helm dengan mengaitkannya pada dana keselamatan jalan raya.

Namun, kebijakan tersebut kemudian dibatalkan setelah muncul penolakan dari berbagai kelompok yang menilai pemerintah federal tidak berhak memaksa negara bagian menerapkan aturan wajib helm. Upaya serupa kembali muncul pada 1990-an, tetapi kembali mendapat penolakan.

Salah satu organisasi yang vokal menyuarakan penolakan adalah American Motorcycle Association (AMA). Kelompok tersebut berpendapat bahwa keputusan memakai atau tidak memakai helm merupakan hak pribadi setiap pengendara, sehingga negara tidak seharusnya mengaturnya.

Halaman Selanjutnya

Meski demikian, berbagai penelitian menunjukkan penggunaan helm mampu menurunkan risiko cedera serius hingga kematian akibat kecelakaan sepeda motor. Sejumlah studi juga menemukan bahwa negara bagian yang melonggarkan aturan penggunaan helm mengalami peningkatan angka korban luka berat dan korban jiwa.

Halaman Selanjutnya





Source link