Nasional

Banyak Pemilik Mobil Tak Sadar, Kesalahan Saat Beli Ban Ini Bisa Membahayakan

×

Banyak Pemilik Mobil Tak Sadar, Kesalahan Saat Beli Ban Ini Bisa Membahayakan

Sebarkan artikel ini


Jumat, 5 Juni 2026 – 18:34 WIB

Jakarta, VIVA – Ban menjadi salah satu komponen paling penting pada mobil karena menjadi satu-satunya bagian kendaraan yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Meski demikian, masih banyak pemilik mobil yang kurang memperhatikan sejumlah hal penting saat membeli ban baru.


img_title


Saktinya Mobil Mungil Ini, Bisa Diisi Alkohol 85 Persen

Tidak sedikit pengendara yang hanya fokus pada harga atau tampilan ban tanpa memahami spesifikasi yang dibutuhkan kendaraan. Padahal, kesalahan dalam memilih ban bisa berdampak pada kenyamanan berkendara, konsumsi bahan bakar, hingga keselamatan.

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah memilih ban berdasarkan harga termurah. Memang, harga ban berkualitas cukup menguras kantong, apalagi jika harus mengganti empat sekaligus. Namun, memilih ban yang terlalu murah berisiko mendapatkan produk dengan kualitas di bawah standar.


img_title


Mobil Rp200 Jutaan Ini Kalahkan Banyak SUV Mahal di Indonesia

Ban berkualitas rendah umumnya memiliki daya cengkeram yang kurang baik dan usia pakai yang lebih pendek. Akibatnya, pemilik kendaraan justru harus mengeluarkan biaya lebih besar karena ban lebih cepat aus dan perlu diganti dalam waktu singkat.

Kesalahan berikutnya adalah mengabaikan rekomendasi pabrikan kendaraan. Setiap mobil dirancang dengan ukuran ban, indeks beban, dan rating kecepatan tertentu yang telah disesuaikan dengan karakter kendaraan.


img_title


Terpopuler: Motor 2-Tak Kawasaki Bangkit Lagi, Mobil Rp6 Miliar Milik Wamen, Garansi Baterai Wuling

Penggunaan ban dengan ukuran yang tidak sesuai dapat memengaruhi akurasi speedometer, membuat konsumsi bahan bakar meningkat, serta mengurangi kemampuan pengereman. Pada kondisi tertentu, penggunaan ban yang terlalu besar juga dapat meningkatkan risiko aquaplaning saat melintas di jalan basah.

Selain ukuran, banyak pemilik mobil yang tidak mempertimbangkan kebutuhan penggunaan kendaraan sehari-hari. Padahal, karakter ban dirancang berbeda untuk kebutuhan yang berbeda pula.

Sebagai contoh, kendaraan yang sering digunakan di jalanan berbatu atau area perkebunan membutuhkan ban dengan konstruksi yang lebih kuat dibanding mobil yang mayoritas beroperasi di jalan perkotaan. Sementara itu, pengendara yang sering melakukan perjalanan jarak jauh di jalan tol memerlukan ban dengan stabilitas dan daya tahan tinggi pada kecepatan konstan.

Kesalahan lain yang sering luput dari perhatian adalah tidak memeriksa usia produksi ban. Banyak orang mengira ban yang masih terlihat baru berarti aman digunakan, padahal umur ban juga menjadi faktor penting.

Halaman Selanjutnya

Seiring waktu, material karet pada ban akan mengalami proses penuaan meskipun belum digunakan. Kondisi tersebut dapat membuat ban kehilangan elastisitas dan meningkatkan risiko munculnya retakan.

Halaman Selanjutnya





Source link