Jumat, 5 Juni 2026 – 18:34 WIB
Jakarta, VIVA – Ban menjadi salah satu komponen paling penting pada mobil karena menjadi satu-satunya bagian kendaraan yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Meski demikian, masih banyak pemilik mobil yang kurang memperhatikan sejumlah hal penting saat membeli ban baru.
Tidak sedikit pengendara yang hanya fokus pada harga atau tampilan ban tanpa memahami spesifikasi yang dibutuhkan kendaraan. Padahal, kesalahan dalam memilih ban bisa berdampak pada kenyamanan berkendara, konsumsi bahan bakar, hingga keselamatan.
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah memilih ban berdasarkan harga termurah. Memang, harga ban berkualitas cukup menguras kantong, apalagi jika harus mengganti empat sekaligus. Namun, memilih ban yang terlalu murah berisiko mendapatkan produk dengan kualitas di bawah standar.
Ban berkualitas rendah umumnya memiliki daya cengkeram yang kurang baik dan usia pakai yang lebih pendek. Akibatnya, pemilik kendaraan justru harus mengeluarkan biaya lebih besar karena ban lebih cepat aus dan perlu diganti dalam waktu singkat.
Kesalahan berikutnya adalah mengabaikan rekomendasi pabrikan kendaraan. Setiap mobil dirancang dengan ukuran ban, indeks beban, dan rating kecepatan tertentu yang telah disesuaikan dengan karakter kendaraan.
Penggunaan ban dengan ukuran yang tidak sesuai dapat memengaruhi akurasi speedometer, membuat konsumsi bahan bakar meningkat, serta mengurangi kemampuan pengereman. Pada kondisi tertentu, penggunaan ban yang terlalu besar juga dapat meningkatkan risiko aquaplaning saat melintas di jalan basah.
Selain ukuran, banyak pemilik mobil yang tidak mempertimbangkan kebutuhan penggunaan kendaraan sehari-hari. Padahal, karakter ban dirancang berbeda untuk kebutuhan yang berbeda pula.
Sebagai contoh, kendaraan yang sering digunakan di jalanan berbatu atau area perkebunan membutuhkan ban dengan konstruksi yang lebih kuat dibanding mobil yang mayoritas beroperasi di jalan perkotaan. Sementara itu, pengendara yang sering melakukan perjalanan jarak jauh di jalan tol memerlukan ban dengan stabilitas dan daya tahan tinggi pada kecepatan konstan.
Kesalahan lain yang sering luput dari perhatian adalah tidak memeriksa usia produksi ban. Banyak orang mengira ban yang masih terlihat baru berarti aman digunakan, padahal umur ban juga menjadi faktor penting.
Halaman Selanjutnya
Seiring waktu, material karet pada ban akan mengalami proses penuaan meskipun belum digunakan. Kondisi tersebut dapat membuat ban kehilangan elastisitas dan meningkatkan risiko munculnya retakan.






