Nasional

Bukan untuk Pedagang, Pemotor dan Pesepeda

×

Bukan untuk Pedagang, Pemotor dan Pesepeda

Sebarkan artikel ini


Selasa, 1 September 2026 – 13:19 WIB

Bandung, VIVA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengevaluasi kondisi trotoar di Lapangan Gasibu, khususnya yang berada di seberang Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. Trotoar tersebut dinilai terlalu tinggi oleh sejumlah pejalan kaki. 


img_title


Dedi Mulyadi Bantah Bakal Gabung PSI: Bukan Tidak Benar, tapi Hoaks

Dedi mengakui, trotoar tersebut memang terlalu tinggi. Ia pun telah menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat membuat undakan untuk memudahkan pejalan kaki menaiki trotoar. Dengan begitu, trotoar tersebut lebih ramah bagi pejalan kaki.

“Dengan begitu, naik ke trotoar ada trapnya, tidak langsung dari jalan raya ke trotoar,” kata KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dikutip selasa, 1 September 2026.


img_title


KDM Salurkan Langsung Bantuan Rp 4 Miliar dari Jabar Buat Perbaiki Rumah Korban Gempa NTT

Selain itu, trotoar di Lapangan Gasibu juga akan dilengkapi dengan ubin pemandu bagi disabilitas. 

Ia berharap trotoar di Lapangan Gasibu selalu dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkanya, yakni untuk pejalan kaki.


img_title


KDM ke NTT Bawa Bantuan Rp4,5 Miliar, Aksinya untuk Korban Gempa Jadi Sorotan

“Trotoar bukan untuk pedagang, pemotor dan pesepeda,” ucap KDM.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan melakukan penutupan sementara Kawasan Gasibu mulai 1 September 2026. Penutupan ini dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan penataan dan optimalisasi kawasan sebagai ruang publik yang lebih tertata, aman, nyaman, dan fungsional.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan, penataan Kawasan Gasibu mencakup sejumlah pekerjaan, termasuk penataan area jogging track serta peningkatan kualitas fasilitas pendukung. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap memperhatikan aspek kualitas, keamanan, serta kenyamanan masyarakat.

Proses penataan diproyeksikan berlangsung hingga awal tahun 2027. Adi menuturkan, rentang waktu tersebut diperlukan agar pelaksanaan penataan Gasibu dapat berjalan secara optimal. (LAN)

Gedung Sate, Kota Bandung (Foto ilustrasi).

Penataan dan Optimalisasi, Kawasan Gasibu Ditutup Sementara Mulai 1 September 2026

Penutupan Gasibu dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan penataan dan optimalisasi kawasan sebagai ruang publik yang lebih tertata, aman, nyaman, dan fungsional.

img_title

VIVA.co.id

1 September 2026





Source link