Nasional

Bukan Warga Jakarta, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Massa yang Bikin Rusuh di Pejompongan Semalaman

×

Bukan Warga Jakarta, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Massa yang Bikin Rusuh di Pejompongan Semalaman

Sebarkan artikel ini


Jumat, 28 Agustus 2026 – 10:37 WIB

Jakarta, VIVA – Kerusuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sejak Kamis malam, 27 Agustus 2026 hingga Jumat pagi, 28 Agustus 2026, akhirnya mereda.


img_title


Lalin Jakarta Kembali Normal Usai Rusuh Senayan, Polisi Siapkan Rekayasa Antisipasi Aksi Susulan

Namun, ada fakta menarik yang terungkap setelah situasi mulai kondusif. Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyebut massa yang terlibat dalam kerusuhan bukan warga setempat.

Hal itu disampaikan Arifin ketika turun langsung meninjau kawasan Pejompongan yang sebelumnya menjadi salah satu titik bentrokan.


img_title


Ramai Isu ‘Rusuh Agustus Jilid II’, IPR Ingatkan Warga Waspadai Provokasi Buzzer di Medsos

”Bukan warga sini, bukan. Warga dari luar,” ucap Arifin kepada awak media.

Arifin mengatakan dirinya sempat berbincang dengan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Dari pembicaraan tersebut, diketahui ada massa yang berasal dari daerah lain, salah satunya Bogor, Jawa Barat.


img_title


Aliansi Masyarakat Jakarta Ajak Semua Pihak Jaga Jakarta Tetap Kondusif: Jangan Terprovokasi!

Sejumlah orang bahkan meminta bantuan Arifin untuk mencari teman mereka yang disebut telah diamankan aparat kepolisian.

”Saya tanyakan, siapa nama-namanya supaya bisa dikoordinasikan dengan jajaran polda. Hanya satu yang bisa menyebutkan namanya,” katanya.

Informasi tersebut kemudian diteruskan Arifin kepada Polres Metro Jakarta Pusat untuk dikoordinasikan dengan Polda Metro Jaya.

Namun, Arifin mengingatkan agar massa tidak langsung menyimpulkan bahwa teman mereka benar-benar diamankan polisi. Sebab, belum ada kepastian mengenai keberadaan orang-orang yang mereka cari.

”Yang saya minta supaya asumsinya jangan sampai seolah-olah diamankan, belum tentu kan. Mungkin ada yang pulang, atau posisinya sekarang lagi tidur, istirahat, kita nggak tahu. Itu yang saya sampaikan kepada mereka,” katanya.

Di tengah terungkapnya fakta tersebut, kondisi Pejompongan perlahan kembali normal. Pantauan sekitar pukul 09.00 WIB menunjukkan sejumlah personel pasukan khusus Korpasgat TNI AU masih berjaga di sekitar Menara BNI, kolong flyover Slipi, hingga Jalan Tentara Pelajar yang mengarah ke Senayan maupun Tanah Abang.

Sejumlah petugas juga terlihat membersihkan sisa-sisa kerusuhan. Sampah yang berserakan di kawasan tersebut dikumpulkan, sementara coretan pilox di sekitar Menara BNI mulai dihapus.

Selain Korpasgat TNI AU, personel Polisi Militer (POM) dan TNI AD dari jajaran Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) juga terlihat berada di lokasi.

Hingga sekitar pukul 09.20 WIB, situasi kawasan Pejompongan terpantau terkendali. Arus kendaraan sudah kembali ramai lancar dan tidak terlihat adanya konsentrasi massa.

Halaman Selanjutnya

Kerusuhan di kawasan tersebut sebelumnya pecah setelah aparat berupaya membubarkan massa pada Kamis malam. Situasi kemudian berlanjut hingga Jumat dini hari dan kembali diwarnai bentrokan pada pagi hari.

Halaman Selanjutnya





Source link