Nasional

Dari Jahit Manual ke Produksi Teknologi Pintar, Ini Perjalanan Panjang Industri Pakaian

×

Dari Jahit Manual ke Produksi Teknologi Pintar, Ini Perjalanan Panjang Industri Pakaian

Sebarkan artikel ini


Rabu, 7 Oktober 2026 – 20:34 WIB

VIVA – Industri pakaian mengalami perubahan besar dalam perjalanan sejarahnya. Jika dahulu pembuatan pakaian mengandalkan keterampilan tangan, jarum, benang, dan proses yang memakan waktu, kini produksi dapat dibantu mesin otomatis, perangkat lunak desain, hingga teknologi digital yang mampu mengatur proses manufaktur secara lebih terukur.


img_title


Dari Mesin Konvensional ke Sistem Digital, Begini Evolusi Industri Percetakan

Perubahan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat. Evolusi industri pakaian berjalan seiring dengan perkembangan mesin tekstil, industrialisasi, komputerisasi, dan teknologi otomatisasi. Berikut VIVA telah merangkum  Rabu, (07/10/2026).

Berawal dari Keterampilan Menjahit Manual


img_title


Epson Hadirkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed A1+ yang Ringkas untuk Mendukung Bisnis yang Terus Berkembang

Sebelum munculnya industri modern, pakaian umumnya dibuat secara individual atau dalam skala kecil. Proses memotong kain, menyatukan bagian pakaian, hingga memberikan detail akhir dilakukan dengan tangan.

Keterampilan penjahit menjadi faktor utama yang menentukan kualitas pakaian. Produksi dalam jumlah besar juga sulit dilakukan karena setiap tahapan membutuhkan waktu dan tenaga manusia.


img_title


Tingginya Permintaan Sektor Logistik dan Adopsi AI Topang Bisnis Teknologi di Tanah Air

Perubahan mulai terjadi ketika mesin jahit berkembang dan digunakan secara lebih luas dalam produksi. Kehadiran mesin memungkinkan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan dengan tangan menjadi lebih cepat dan konsisten.

Memasuki era industrialisasi, produksi pakaian kemudian bergeser dari sistem rumahan menuju pabrik. Berbagai tahapan mulai dibagi berdasarkan jenis pekerjaan, sehingga satu produk dapat dikerjakan oleh banyak pekerja dengan tugas berbeda.

Mesin Membawa Produksi ke Skala Besar

Perkembangan teknologi membuat industri pakaian mampu menghasilkan produk dalam jumlah jauh lebih besar. Mesin digunakan untuk menjahit, memotong, menyelesaikan bagian tertentu, hingga melakukan proses produksi berulang.

Sistem produksi massal kemudian menjadi bagian penting dalam perkembangan industri pakaian global. Namun, karakteristik pekerjaan yang banyak mengandalkan aktivitas berulang membuat sektor ini tetap memiliki ketergantungan besar terhadap tenaga kerja.

International Labour Organization (ILO) mencatat bahwa industri pakaian dan alas kaki menjadi sektor penting dalam pembangunan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja. Pada saat yang sama, otomatisasi mulai membawa perubahan terhadap jenis pekerjaan dan cara produksi.

Masuk ke Era Komputer dan Digital

Perubahan berikutnya datang ketika komputer mulai digunakan dalam industri. Desain pakaian tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pola yang dibuat secara manual.

Halaman Selanjutnya

Perangkat lunak desain berbasis komputer memungkinkan pola dibuat, disimpan, disunting, dan disesuaikan dengan lebih cepat. Teknologi digital juga membantu produsen mengelola ukuran, bahan, persediaan, hingga perencanaan produksi.

Halaman Selanjutnya





Source link