Rabu, 17 Juni 2026 – 20:30 WIB
Jakarta, VIVA – Industri game sepak bola terus berkembang pesat dengan menghadirkan pengalaman yang semakin mendekati dunia nyata. Dukungan teknologi grafis, animasi berbasis motion capture, hingga kecerdasan buatan (AI) membuat banyak game saat ini mampu memberikan sensasi seolah pemain benar-benar berada di lapangan sebagai bintang dunia.
Di tahun 2026, dua nama besar masih mendominasi genre ini, yaitu EA Sports FC dan eFootball, sementara beberapa judul lain mulai mencuri perhatian dengan pendekatan gameplay yang lebih realistis dan inovatif.
EA Sports FC 26
Salah satu game yang paling banyak dibicarakan adalah EA Sports FC 26, penerus dari seri FIFA yang sudah lama menjadi standar industri.
Game ini dikenal memiliki kualitas grafis tinggi dengan detail stadion, wajah pemain, hingga animasi gerakan yang sangat halus. EA juga memperkenalkan dua gaya gameplay, yaitu Competitive dan Authentic, yang memungkinkan pemain memilih antara permainan cepat atau simulasi realistis.
Mode karier dan Ultimate Team juga tetap menjadi daya tarik utama, meski masih dikritik karena sistem monetisasi yang agresif. Namun secara keseluruhan, FC 26 dianggap sebagai salah satu simulasi sepak bola paling imersif saat ini.
eFootball 2026
Pesaing utamanya, eFootball 2026, menawarkan pendekatan berbeda dengan model free-to-play dan fokus pada gameplay berbasis fisika.
Game ini dikenal dengan kontrol yang lebih taktis, tempo permainan lebih realistis, serta sistem passing dan pergerakan pemain yang menuntut strategi mendalam.
Meski tidak sekuat EA FC dalam hal lisensi dan presentasi, eFootball sering dipuji karena memberikan pengalaman pertandingan yang lebih “mendekati sepak bola nyata” dalam aspek strategi dan kontrol bola.
Game Baru yang Mulai Mengganggu Dominasi
Selain dua raksasa tersebut, muncul juga beberapa game baru yang mencoba masuk ke pasar simulasi sepak bola realistis. Salah satunya adalah Goals (video game), game free-to-play yang menekankan gameplay cepat, responsif, dan berbasis skill pemain.
Meski masih baru, pendekatan ini menarik perhatian karena mencoba menantang dominasi model game sepak bola tradisional dengan sistem yang lebih terbuka dan kompetitif.
Halaman Selanjutnya
Perbandingan: Realisme vs Hiburan






