Nasional

Dibuka Menghijau, IHSG Bakal Lanjut Menguat Usai Penahanan BI Rate Sesuai Ekspektasi

×

Dibuka Menghijau, IHSG Bakal Lanjut Menguat Usai Penahanan BI Rate Sesuai Ekspektasi

Sebarkan artikel ini


Kamis, 20 November 2025 – 09:03 WIB

Jakarta, VIVA – IHSG dibuka menguat 42 poin atau 0,51 persen di level 8.449 pada pembukaan perdagangan Kamis, 20 November 2025.

Baca Juga :


IHSG Diproyeksi Naik Lagi, Analis Jagokan 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Ini

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal lanjutkan kenaikan pada perdagangan hari ini.

“IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini, setelah BI rate ditahan sesuai dengan ekspektasi,” kata Fanny dalam riset hariannya, Kamis, 20 November 2025.

Baca Juga :


IHSG Ditutup di Zona Hijau Catat Kenaikan 44 Poin, Intip 3 Saham Kinclong

Ilustrasi papan saham IHSG.

Bursa Asia bervariasi dengan Sebagian besar melemah pada perdagangan Rabu pagi kemarin. Indeks Nikkei 225 turun 0,34 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,38 persen, Taiex Taiwan melemah 0,66 persen, Kospi Korea Selatan turun 0,61 persen, dan ASX 200 Australia berkurang 0,52 persen. Sedangkan, FTSE Straits Times menguat 0,09 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,61 persen.

Baca Juga :


Bos BI Waspadai Dampak Shutdown Pemerintah AS Bagi Perekonomian RI

Di sisi lain, beberapa pejabat The Fed memperingatkan agar tidak melakukan pemotongan lebih lanjut menyusul risiko inflasi dari AS. Namun Gubernur The Fed, Christopher Waller, menegaskan kembali dukungan untuk pelonggaran suku bunga, mengingat adanya tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja di AS.

Sementara itu, Jepang dan China menjadi perhatian karena hubungan kedua negara tersebut memanas menyusul komentar terkait dengan wilayah dari Taiwan. Direktur Jenderal Departemen Urusan Asia Kementerian Luar Negeri China, Liu Jinsong, menyatakan ketidakpuasan terhadap hasil pertemuan dengan diplomat dari Jepang.

Jepang diketahui tak akan menarik kata-katanya mengenai respons militer yang dapat dikerahkan, jika sewaktu-waktu terdapat invasi dari China ke Taiwan sehingga membuat marah publik China. 

“Support IHSG berada di level 8.300-8.350 sementara resist IHSG di rentang 8.450-8.470,” ujarnya.

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu kemarin, menghentikan tren pelemahan empat hari terakhir yang didominasi tekanan pada saham teknologi.

Penguatan tersebut disebabkan oleh rebound saham Nvidia sekitar 3 persen, sebelum laporan keuangan 3QF yang dipublikasikan setelah penutupan dan berhasil melampaui ekspektasi Wall Street baik dari sisi pendapatan maupun laba.

Indeks S&P 500 naik 0,38 persen, Nasdaq Composite menguat 0,59 persen, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,1 persen.

Ilustrasi Indeks Wall Street.

Bursa Asia Bangkit Seiring Kembalinya Kepercayaan Investor terhadap Saham Teknologi dan AI

Bursa Asia naik karena investor mulai percaya lagi terhadap emiten saham teknologi setelah produsen chip milik Jansen Huang melaporkan kinerja kuat pada kuartal III-2025.

img_title

VIVA.co.id

20 November 2025





Source link