Nasional

Dugaan Keracunan di Restoran 88 Seoul Bandung, Polisi Periksa 3 Pegawai dan Uji Sampel Makanan

×

Dugaan Keracunan di Restoran 88 Seoul Bandung, Polisi Periksa 3 Pegawai dan Uji Sampel Makanan

Sebarkan artikel ini


Sabtu, 10 Oktober 2026 – 14:49 WIB

Bandung, VIVA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung memeriksa tiga pegawai Restoran 88 Seoul di kawasan Paskal, Bandung, menyusul dugaan keracunan yang dialami sejumlah konsumen. Polisi juga mengambil sampel makanan dari restoran tersebut untuk menjalani pemeriksaan laboratorium guna mengetahui penyebab kejadian.


img_title


Polisi Selidiki Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung, Lokasi hingga Korban Dicek

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, penyidik telah mendatangi lokasi restoran dan meminta keterangan dari sejumlah pegawai. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan keracunan yang sebelumnya menjadi perhatian publik.

“Kami sudah mendatangi restoran tersebut dan kemudian kami melakukan pemeriksaan kepada pegawai, dan kami juga sudah mengambil sampel makanan untuk diuji di Labkesda, ya, untuk mengetahui apakah bahan-bahan atau mungkin metode-metode yang dilakukan oleh restoran,” kata Anton, Sabtu (9/10/2026).


img_title


Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung, Dinkes Temukan Masalah Higiene dan Sanitasi

Pemeriksaan terhadap pegawai dilakukan untuk mendalami informasi terkait makanan yang disajikan kepada konsumen. Sementara itu, sampel makanan yang telah diambil akan diuji di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda).

Hasil pengujian tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengetahui apakah terdapat persoalan pada bahan makanan atau proses pengolahan yang berkaitan dengan dugaan keracunan tersebut.


img_title


Viral Dugaan Keracunan Makanan, Restoran Korea di Paskal Bandung Tutup Sementara

Polisi Temui Sejumlah Korban dan Koordinasi dengan Rumah Sakit

Selain memeriksa pegawai restoran dan mengambil sampel makanan, penyidik juga telah menemui sejumlah konsumen yang diduga menjadi korban. Keterangan mereka diperlukan untuk melengkapi proses penyelidikan.

Anton mengatakan, kepolisian masih mendalami penyebab kejadian dengan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Polisi juga berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memperoleh informasi medis mengenai kondisi konsumen yang diduga mengalami keracunan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah keluhan kesehatan yang dialami para konsumen memang berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi di restoran tersebut.

Menurut Anton, proses pemeriksaan masih berlangsung. Kepolisian belum menyampaikan hasil akhir mengenai penyebab dugaan keracunan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari instansi terkait.

“Dan saat ini masih proses pemeriksaan dan kami juga berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mengetahui penyebab apakah yang bersangkutan memang diduga karena makanan. Dan saat ini masih proses nanti hasilnya akan kami update ya setelah ada hasil pemeriksaan dari dinas terkait,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Hasil Uji Laboratorium Ditunggu untuk Menentukan Penyebab

Halaman Selanjutnya





Source link